Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) memberikan respons terhadap aduan yang diajukan NAC Breda terkait status Dean James, pemain Go Ahead Eagles yang juga merupakan pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Aduan ini bermula setelah NAC Breda menelan kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles pada pertandingan Eredivisie pekan ke-27 yang berlangsung di De Adelaarshorst, Deventer, Minggu (15/3/2026).
NAC Breda mempertanyakan keabsahan status Dean James, yang sebelumnya merupakan warga negara Belanda namun berganti menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Maret 2025.
NAC Breda secara resmi meminta KNVB untuk membatalkan hasil pertandingan melawan Go Ahead Eagles, dengan alasan Dean James dianggap sebagai pemain ilegal.
"Manajemen kompetisi sepak bola profesional telah menerima permintaan dari NAC Breda untuk menyatakan pertandingan melawan Go Ahead Eagles pada 15 Maret 2026 tidak sah dan kemungkinan diulang," tulis pernyataan KNVB yang dikutip dari media Belanda, AD.
"Menyusul adanya pertanyaan terkait kelayakan bermain seorang pemain Go Ahead Eagles," jelas pernyataan KNVB lebih lanjut.
Polemik mengenai kelayakan Dean James bermain didasari oleh aturan di Belanda yang mewajibkan pemain non-Uni Eropa (non-EU) memiliki izin kerja untuk dapat bermain di Liga Belanda.
Ketika Dean James menandatangani kontrak dengan Go Ahead Eagles pada tahun 2023 setelah pindah dari FC Volendam, ia masih berstatus sebagai pemegang paspor Belanda.
KNVB menyatakan bahwa kasus ini akan dipelajari secara seksama karena merupakan persoalan yang kompleks dengan berbagai dimensi dan membutuhkan waktu.