Skuad Arema FC memberikan penghormatan khusus kepada gelandang Pablo Oliveira yang mengalami cedera lutut serius saat menjamu Persis Solo pada laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026, Sabtu (18/4/2026).
Aksi solidaritas tersebut dilakukan para pemain dengan membawa jersey bernomor punggung 32 milik pemain asal Brasil tersebut dalam sesi foto tim sebelum pertandingan dimulai. Langkah ini menjadi bentuk dukungan moral bagi sang pemain tengah yang terpaksa menepi dalam durasi lama.
Dilansir dari Bola, Pablo Oliveira didiagnosis mengalami cedera lutut kanan yang mengharuskannya menjalani tindakan operasi dalam waktu dekat. Cedera ini diperkirakan akan membuat pemain berusia 30 tahun tersebut absen dari lapangan hijau selama sembilan bulan ke depan.
"Kami semua sedih karena Pablo mengalami cedera lutut kanan. Dia harus operasi. Dari pemain ingin memberikan semangat dengan membawa bajunya sebelum pertandingan," ujar Marcos Santos, Pelatih Arema FC.
Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi Pablo karena ia baru saja pulih dari cedera ligamen lutut kiri yang dialaminya musim lalu. Pada musim ini, mantan pemain andalan Singo Edan tersebut baru mencatatkan tiga penampilan setelah sempat absen panjang di awal musim.
Dokter tim Arema FC, Nanang Tri Wahyudi, mengonfirmasi bahwa tingkat keparahan cedera kali ini tergolong kompleks. Menurut Nanang, durasi pemulihan yang mencapai sembilan bulan memastikan Pablo tidak dapat memperkuat tim hingga akhir musim kompetisi.
Absennya Pablo menambah daftar panjang pemain asing Arema FC yang masuk ruang perawatan akibat cedera berat musim ini. Sebelumnya, Luiz Gustavo sudah lebih dulu pulang ke Brasil untuk menjalani operasi lutut, sementara bek Walisson Maia mengalami retak tulang fibula.
Hingga saat ini, manajemen klub belum memberikan pernyataan resmi mengenai status kontrak Pablo Oliveira untuk musim mendatang. Namun, kondisi fisik pemain yang mengalami dua operasi besar dalam dua musim berturut-turut menjadi catatan serius bagi tim medis dan tim pelatih.