Arema FC Tahan Malut United 1-1 di Kanjuruhan, Marcos Santos Puas

Arema FC berhasil menahan imbang Malut United dengan skor 1-1 pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Malang, 3 April 2026.

Arema FC berbagi poin dengan Malut United setelah bermain imbang 1-1 dalam laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat (3/4/2026) tersebut, diwarnai dengan gol bunuh diri bek lawan dan penalti. Meski berstatus tuan rumah, Arema FC tidak merasa kecewa dengan hasil tersebut.

Tim berjuluk Singo Edan unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri Nilson Barbosa, bek Malut United, pada menit ke-26. Namun, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan di pengujung babak pertama lewat eksekusi penalti striker David da Silva.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyatakan kepuasannya atas hasil imbang ini, mengingat timnya tampil dengan kekuatan yang tidak penuh. Sebanyak tujuh pemain inti absen akibat akumulasi kartu dan cedera. Bahkan, di antara daftar susunan pemain, Arema FC hanya memiliki lima pemain asing, berbeda jauh dengan Malut United yang memaksimalkan kuota sembilan pemain asing di lapangan.

“Ini adalah pertandingan yang sulit. Lawan berada di posisi empat besar klasemen, dan semua pemain mereka berkualitas. Oleh karena itu, kami senang dengan hasil imbang ini, mengingat banyaknya pemain yang absen. Saya berterima kasih atas kerja keras para pemain di lapangan,” ujar pelatih asal Brasil berusia 46 tahun tersebut, seperti dilansir dari Bola.

Di sisi lain, pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, juga merasa hasil imbang 1-1 merupakan permulaan yang cukup lumayan setelah libur panjang. Ia menilai skor tersebut adil bagi kedua tim. Meski menguasai 64 persen penguasaan bola dan melepaskan 10 tembakan dengan 5 di antaranya tepat sasaran, Hendri mengaku ada sedikit kekecewaan karena anak asuhnya tidak mampu memaksimalkan peluang.

“Pelatih fisik kami mengatakan kondisi pemain saat ini baru 75-80 persen. Situasi ini membuat permainan kami belum maksimal. Namun, saya pikir itu hal yang normal dan kami juga sudah memperkirakannya,” kata Hendri, dikutip dari Media Indonesia.

Target Terlewat dan Cedera Kiper

Sebenarnya, Arema FC menargetkan tiga poin penuh dalam pertandingan ini untuk membuktikan kemampuan mereka sebagai penantang tim papan atas. Namun, satu poin menjadi hasil maksimal yang bisa diraih. Apalagi, Arema juga menghadapi kendala saat pertandingan ketika kiper utama Adi Satryo mengalami cedera dan harus diganti pada awal babak kedua.

Marcos menjelaskan, “Saat babak pertama selesai, Adi menyampaikan kalau merasa pusing. Namun dia masih ingin mencoba bermain setidaknya 5 menit awal babak kedua. Tapi akhirnya dia tidak bisa melanjutkan. Dan Lucas Frigeri yang jadi pengganti bermain bagus hari ini.”

Dalam laga ini, Singo Edan banyak mengandalkan pemain lokal, dengan delapan di antaranya diturunkan di awal pertandingan. Hasilnya, mereka mampu mengimbangi Malut United yang tampil dengan kekuatan penuh.

“Kami tidak membedakan pemain lokal dan asing. Keputusan siapa yang bermain dilihat dalam latihan. Siapa yang bagus dalam latihan, dia akan bermain. Seperti posisi kiper. Pertandingan ini Adi yang jadi kiper utama. Sedangkan Lucas jadi pengganti,” tambah Marcos.

Posisi Klasemen dan Evaluasi

Meskipun merasa puas dengan hasil imbang, posisi Arema FC di klasemen tidak mengalami perubahan. Mereka tetap berada di urutan ke-11 dengan koleksi 32 poin. Padahal, jika berhasil meraih tiga poin, Arema memiliki kesempatan untuk menggeser Bali United yang berada satu tingkat di atasnya.

Posisi Arema FC di klasemen sudah tiga pekan tidak berubah, padahal manajemen menargetkan finis di lima besar pada akhir musim. Arema kehilangan kesempatan naik posisi karena tidak meraih kemenangan dalam lima laga beruntun.

Marcos menyadari timnya banyak kehilangan poin di putaran pertama. “Kami kehilangan banyak poin di putaran pertama. Waktu itu saya baru datang ke Indonesia. Sekarang, sudah lebih paham dengan sepak bola di sini,” pungkasnya.

Hasil imbang ini juga membuat Malut United belum beranjak dari peringkat ke-4 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan 45 poin.

Statistik Pertandingan

Berdasarkan data statistik, Malut United memang lebih mendominasi penguasaan bola. Namun, Arema FC lebih efektif dalam menciptakan peluang berbahaya. Singo Edan mencatatkan lebih banyak tembakan tepat sasaran dibandingkan tim tamu yang cenderung bermain di lini tengah.

Statistik Pertandingan Arema FC vs Malut United
Statistik Pertandingan Arema FC Malut United
Penguasaan Bola 44% 56%
Tembakan Tepat Sasaran 5 3
Peluang Emas 2 2
Tendangan Sudut 6 4
Penyelamatan Kiper 2 4

Selanjutnya, Arema FC dijadwalkan akan bertemu Persita Tangerang pada Jumat (10/4/2026), sementara Malut United akan meladeni Dewa United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Minggu (12/4/2026), mulai pukul 19.00 WIB atau 21.00 WIT.

Recommended