Manajer Liverpool, Arne Slot, mengonfirmasi bahwa penyerang Alexander Isak belum berada dalam kondisi fisik ideal untuk bermain selama 90 menit penuh pada Jumat (17/4/2026). Pernyataan ini muncul di tengah krisis lini depan klub setelah Hugo Ekitike dipastikan absen panjang akibat cedera.
Dilansir dari Bola, Ekitike mengalami robek tendon Achilles saat memperkuat Liverpool dalam laga melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions. Penyerang tersebut kini dijadwalkan menjalani operasi dan diperkirakan harus menepi dari lapangan hijau minimal selama sembilan bulan.
Meskipun Alexander Isak telah kembali bergabung dengan skuad setelah pulih dari cedera empat bulan, Slot menekankan perlunya kewaspadaan dalam memainkannya. Isak sebelumnya mencatatkan debut bersama The Reds saat menghadapi Atletico Madrid di Anfield pada September 2025 sebelum sempat absen lama.
"Alex belum siap untuk 90 menit, tergantung intensitas pertandingan, karena kami tidak pernah tahu bagaimana jalannya laga," kata Arne Slot, Pelatih Liverpool.
Slot menjelaskan bahwa meskipun Isak semakin dekat dengan performa terbaiknya, tim kepelatihan tetap menyiapkan opsi cadangan di posisi nomor sembilan. Federico Chiesa dan Cody Gakpo menjadi alternatif yang disiapkan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Ekitike.
Kebijakan transfer Liverpool yang mendatangkan dua penyerang mahal sekaligus pada musim ini kini dianggap sebagai langkah antisipasi yang tepat. Klub sebelumnya menggelontorkan dana 79 juta paun untuk Ekitike dan memecahkan rekor transfer Inggris senilai 125 juta paun untuk memboyong Isak dari Newcastle United.
Slot menilai situasi kembalinya Isak yang bertepatan dengan cederanya Ekitike sebagai sebuah kebetulan yang krusial bagi kedalaman skuad. Sebelumnya, keputusan manajemen merekrut dua striker murni sempat menuai kritik dan perdebatan di kalangan pendukung serta pengamat sepak bola.
Saat ini, tim medis Liverpool terus memantau perkembangan kebugaran Isak guna memastikan sang pemain tidak mengalami cedera kambuhan. Tim dijadwalkan akan terus merotasi lini depan dalam beberapa pertandingan mendatang untuk menjaga stabilitas performa di kompetisi domestik maupun Eropa.