Arsenal dikabarkan tengah membidik dua gelandang asal Jerman, Julian Brandt dari Borussia Dortmund dan Leon Goretzka dari Bayern Munchen, untuk memperkuat lini tengah mereka di bursa transfer musim panas mendatang.
The Gunners berencana melakukan perekrutan ganda (double swoop). Kedua pemain berpotensi didapatkan secara bebas transfer, sebagai bagian dari strategi memperkuat skuad dan menjaga kedalaman tim di berbagai kompetisi.
Keputusan Arsenal mempertimbangkan tambahan pemain di lini tengah dipicu cedera parah Mikel Merino pada Januari lalu yang mengakhiri musimnya lebih cepat. Sebelumnya, mereka dikaitkan dengan Sandro Tonali dari Newcastle United, namun dibantah oleh sejumlah jurnalis.
Masa depan kapten tim, Martin Odegaard, juga sempat menjadi spekulasi karena masalah cedera. Meski telah memiliki opsi gelandang seperti Ethan Nwaneri, Eberechi Eze, Martin Zubimendi, Declan Rice, dan Christian Norgaard, Mikel Arteta membutuhkan tambahan pemain untuk menghadapi jadwal padat.
Arsenal siap bergerak untuk mendatangkan Brandt dan Goretzka dengan harga relatif murah karena kontrak mereka. Kedua klub asal Jerman tersebut tidak berniat memperpanjang kontrak keduanya karena gaji mereka yang tinggi. Goretzka, yang memiliki tinggi sekitar 188 cm, tertarik mencari tantangan baru di luar Bundesliga dan diminati Juventus.
Brandt juga menarik minat klub seperti Aston Villa, Atletico Madrid, dan FC Barcelona. Proyek yang dimiliki Arsenal membuat mereka berada di posisi terdepan dalam perburuan pemain berusia 29 tahun ini.
Pengalaman Besar Bisa Bantu Arsenal Dominan
Musim ini, Brandt menjadi pemain penting bagi Borussia Dortmund dengan mencetak 10 gol dan menyumbang tiga assist. Goretzka telah memainkan peran penting dalam kesuksesan Bayern Munchen, membantu tim meraih enam gelar Bundesliga, tiga Piala Super Jerman, serta satu gelar Liga Champions dalam 298 penampilan.
Pengalaman dan kualitas kedua pemain dinilai cocok dengan rencana Arteta untuk membangun skuad yang seimbang dan kompetitif. Arsenal berharap bisa mempertahankan dominasi di kompetisi domestik dan bersaing lebih kuat di level Eropa.