Laga sengit diperkirakan akan terjadi saat Arsenal menjamu Chelsea dalam lanjutan Premier League, Minggu malam. Kedua tim sedang dalam kondisi yang baik, menjadikan pertandingan ini sangat menarik.
Chelsea datang dengan catatan tak terkalahkan sejak dilatih oleh Liam Rosenior. Namun, tantangan berat langsung menghadang karena mereka harus berhadapan dengan Arsenal, satu-satunya tim yang berhasil mengalahkan mereka di era kepelatihan Rosenior.
Arsenal kembali bermain di Emirates Stadium dengan kepercayaan diri tinggi. Setelah mengalahkan rival sekota dalam derby London Utara, The Gunners bertekad untuk mempertahankan posisi puncak klasemen.
Pertandingan ini berpotensi besar memengaruhi persaingan gelar. Arsenal saat ini memimpin klasemen, namun tekanan dari tim-tim pesaing terus meningkat, sehingga kemenangan menjadi target utama bagi tim asuhan Mikel Arteta.
Kemenangan telak 4-1 atas Tottenham Hotspur menjadi dorongan moral yang signifikan bagi Arsenal. Dalam pertandingan tersebut, kombinasi permainan agresif dan efektivitas lini depan sangat terlihat.
Dua gol dari Eberechi Eze, ditambah kontribusi penting Viktor Gyokeres, membantu Arsenal mendominasi pertandingan. Tim asuhan Mikel Arteta menunjukkan ketahanan mental yang kuat setelah kebobolan cepat akibat kesalahan sendiri yang dimanfaatkan Randal Kolo Muani.
Alih-alih kehilangan kendali, Arsenal justru semakin agresif dan berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan atas rival mereka.
Hasil tersebut membuat Arsenal menjaga jarak lima poin di puncak klasemen. Meskipun demikian, tekanan tetap ada karena pesaing terdekat masih memiliki satu pertandingan lebih banyak.
Emirates: Benteng Kuat
Arsenal secara bertahap mengembalikan reputasi Emirates sebagai stadion yang sulit ditaklukkan. Setelah sempat tergelincir di awal tahun dengan kekalahan mengejutkan dari Manchester United, mereka bangkit dengan meraih empat kemenangan kandang berturut-turut.
Mereka juga mencatatkan tiga clean sheet beruntun sambil mencetak total delapan gol dalam pertandingan-pertandingan tersebut.
Catatan positif ini meningkatkan kepercayaan diri Arsenal menjelang pertandingan penting melawan Chelsea, yang juga berambisi untuk mempertahankan tren positif mereka.
Chelsea: Stabil dengan Celah
Performa Chelsea dalam beberapa pekan terakhir tidak bisa dianggap remeh. Secara statistik, mereka bahkan sedikit lebih unggul dalam perolehan poin dibandingkan Arsenal.
Chelsea sempat bangkit dari hasil imbang melawan Leeds United dengan kemenangan meyakinkan atas Hull City di FA Cup. Namun, pekan lalu mereka kembali kehilangan poin saat ditahan imbang oleh tim promosi Burnley di Stamford Bridge.
Gol penyeimbang dramatis dari Zian Flemming di menit akhir membuat Chelsea harus puas berbagi angka di kandang sendiri.
Rekor dan Tantangan Rosenior
Hasil imbang tersebut setidaknya mempertahankan status Chelsea yang belum terkalahkan di liga sejak Rosenior menjadi pelatih. Mantan pelatih Strasbourg itu berpeluang mencatatkan rekor menarik jika mampu meraih kemenangan tandang lagi di Premier League.
Namun, Arsenal bukanlah lawan yang mudah bagi Chelsea. The Blues sudah lama kesulitan mengalahkan rival London mereka. Chelsea belum mampu menaklukkan Arsenal sejak 2021. Selain itu, mereka juga dua kali dikalahkan Arsenal dalam semifinal EFL Cup musim ini, menambah tekanan menjelang duel di Emirates.