Klub-klub besar Eropa, termasuk Arsenal, mulai menyusun strategi transfer pemain untuk memperkuat tim. Arsenal, di bawah kepemimpinan Mikel Arteta, menjadi salah satu klub yang aktif dalam bursa transfer.
Meskipun belum meraih banyak trofi, Arsenal terus menunjukkan peningkatan performa di setiap musimnya. Investasi besar pada pemain seperti Declan Rice dan Viktor Gyokeres menunjukkan dukungan manajemen terhadap Arteta.
Gyokeres sebenarnya tampil cukup produktif dengan 16 gol dan tiga assist di semua kompetisi. Namun, kontribusinya di luar mencetak gol menjadi perhatian. Dalam sistem permainan Arsenal, Gyökeres dinilai belum memenuhi standar dalam build-up dan distribusi bola.
Akurasi operannya hanya 62,3%, terburuk di skuad utama. Ia juga hanya memenangkan 32,5% duel satu lawan satu dan 30 dari 102 duel udara. Walaupun rasio konversi tembakannya terbaik di tim (22,9%), jumlah peluang yang ia ciptakan masih kalah dibandingkan Bukayo Saka.
Arsenal dikabarkan mulai melirik penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez. Pemain Argentina ini bukan sosok asing di Inggris setelah sukses bersama Manchester City. Ia mampu tampil impresif saat mengisi peran Erling Haaland yang cedera.
Sejak bergabung dengan Atletico, Alvarez mencatatkan 46 gol dan 17 assist dari 101 pertandingan. Akurasi umpannya tidak pernah turun di bawah 78%, bahkan sempat mencapai 91%. Dalam aspek duel dan keterlibatan permainan, Alvarez juga unggul.
Bukan Tanpa Celah
Alvarez juga memiliki kekurangan. Rasio konversi tembakannya di La Liga musim ini berada di angka 14,8%. Namun, kekurangan ini dinilai lebih mudah diperbaiki dibanding kelemahan dalam aspek dasar permainan tim.
Atletico Madrid mematok harga setidaknya £85 juta untuk Alvarez. Selain itu, permintaan gaji baru mencapai £8,7 juta per musim. Atletico berpotensi kehilangan Antoine Griezmann yang dikabarkan akan pindah ke MLS. Pelatih Diego Simeone tentu tidak ingin kehilangan dua pemain penting sekaligus.