Mikel Arteta, manajer Arsenal, mengungkapkan kekhawatirannya terkait meningkatnya jumlah pemain yang cedera di timnya. Situasi ini dapat menjadi penghalang bagi The Gunners dalam upaya mereka meraih empat gelar musim ini.
Arsenal berhasil melaju ke putaran kelima Piala FA setelah mengalahkan Wigan Athletic 4-0 di Emirates Stadium pada Minggu malam. Namun, kemenangan tersebut diwarnai dengan kabar cedera yang menimpa beberapa pemain kunci.
Riccardo Calafiori, bek asal Italia, mengalami masalah fisik saat pemanasan dan harus absen. Selain itu, Ben White, bek kanan andalan, juga ditarik keluar pada babak kedua karena cedera.
Absennya Martin Odegaard, kapten tim, semakin menambah masalah bagi Arsenal. Gelandang asal Norwegia tersebut masih merasakan dampak benturan yang dialaminya saat Arsenal bermain imbang 1-1 melawan Brentford di Liga Inggris.
Di lini depan, Kai Havertz dipastikan absen setidaknya hingga akhir bulan. Sementara itu, Mikel Merino diperkirakan akan absen hingga akhir musim setelah menjalani operasi kaki.
Arteta mengakui bahwa masalah kebugaran pemain menjadi perhatian serius bagi timnya, terutama karena Arsenal masih memimpin klasemen Premier League, lolos ke babak 16 besar Liga Champions, dan akan menghadapi Manchester City di final Piala Liga.
“Ya, sebelumnya penyerang, lalu bek, sekarang giliran gelandang,” kata Arteta.
Arteta menambahkan bahwa timnya masih bisa mengatasi masalah ini, tetapi membutuhkan pemain yang segera pulih. Menurutnya, hal ini penting tidak hanya untuk kuantitas pemain, tetapi juga untuk variasi opsi dalam menghadapi lawan yang berbeda. Ia berharap para pemain dapat segera kembali bermain.
Arsenal saat ini unggul empat poin di puncak klasemen Premier League. Mereka akan menghadapi Wolverhampton Wanderers di Molineux, diikuti dengan derby London Utara melawan Tottenham Hotspur.
Kemenangan atas Wigan menjadi persiapan yang baik menjelang pekan-pekan krusial tersebut. Dalam pertandingan tersebut, Arsenal mencetak empat gol dalam 27 menit pertama melalui Noni Madueke, Gabriel Martinelli, gol bunuh diri Jack Hunt, dan Gabriel Jesus.
Eberechi Eze, yang direkrut dari Crystal Palace pada musim lalu, menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan menyumbang dua assist saat melawan Wigan. Arteta memuji kontribusi gelandang kreatif tersebut.
“Pemain seperti dia membutuhkan momen-momen itu, terutama pemain kreatif. Mereka perlu merasakan bahwa mereka benar-benar menghasilkan sesuatu di lapangan,” kata Arteta.
Arteta merasa sangat senang dengan penampilan Eze karena hal ini berdampak positif bagi suasana tim dan kepercayaan diri pemain. Ia juga menyoroti risiko yang diambil Eze di sepertiga akhir lapangan serta jumlah tembakan yang ia coba lakukan, yang menunjukkan hal yang diinginkan Arteta darinya.