Real Madrid mencatatkan tren performa yang lebih positif saat bertanding tanpa Kylian Mbappe sebagai starter pada paruh kedua musim 2026, berdasarkan data pertandingan terakhir hingga Rabu (6/5/2026). Tim asuhan Alvaro Arbeloa ini meraih tujuh kemenangan dari delapan laga saat bintang asal Prancis tersebut tidak turun sejak menit awal.
Dilansir dari Bola, penurunan performa Mbappe dipicu oleh masalah cedera lutut berkepanjangan yang dialaminya sejak awal tahun 2026. Dalam enam laga terakhir saat Mbappe menjadi starter, Los Blancos tercatat hanya mampu mengamankan satu kemenangan tipis saat melawan Alaves.
Statistik menunjukkan kontras yang tajam karena Madrid menelan tiga kekalahan, termasuk tersingkir dari Liga Champions oleh Bayern Munchen, serta dua hasil imbang saat diperkuat Mbappe. Sebaliknya, kemenangan beruntun atas tim besar seperti Manchester City dan Atletico Madrid justru diraih saat ia absen.
Federico Valverde memberikan pandangannya terkait dinamika internal tim dan peran rekan setimnya di lini depan. "Penting untuk menjaga Mbappe tetap dekat dengan gawang," kata Federico Valverde, Gelandang Real Madrid, sembari memuji kepemimpinan mentalitas yang ditunjukkan Vinicius Junior.
Kondisi Mbappe saat ini kian tersudut setelah muncul kritik terkait komitmennya akibat perjalanan pribadi ke Italia bersama aktris Ester Expósito. Polemik ini berkembang luas di media sosial meskipun manajemen klub telah memberikan klarifikasi mengenai status perjalanan tersebut.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengonfirmasi bahwa sang pemain telah mendapatkan izin resmi dari klub untuk melakukan perjalanan tersebut. Saat ini, Mbappe sedang fokus memulihkan kondisi fisik akibat cedera otot ringan demi mengejar target bermain pada laga krusial mendatang.
Real Madrid dijadwalkan akan menghadapi Barcelona dalam laga El Clasico pada Minggu (10/5/2026). Pertandingan di markas Barcelona tersebut menjadi penentu bagi Madrid untuk menjaga peluang juara dan menghambat perayaan gelar rival abadi mereka.