Arus Balik Lebaran 2026 Tinggi, Diskon Tarif Tol Jadi Pemicu?

Jasa Marga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan arus balik hingga 124% di GT Cikampek Utama pada Lebaran 2026. Diskon tarif tol jadi pemicu?

Lonjakan volume kendaraan terjadi pada arus balik Idulfitri 1447H/2026 dari arah timur Trans Jawa menuju Jakarta. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan signifikan ini, yang dipengaruhi oleh adanya potongan tarif tol sebesar 30 persen.

Selama periode Hari H hingga H+4 Lebaran (21–25 Maret 2026), sebanyak 315.220 kendaraan tercatat melintas menuju Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Jumlah ini melonjak 124,18 persen dibandingkan lalu lintas normal yang hanya 140.611 kendaraan.

Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa stimulus tarif kembali dihadirkan untuk membantu mengurai kepadatan arus balik.

Ria Marlinda Paallo menjelaskan, "Untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada arus balik, JTT memberikan alternatif pilihan perjalanan yang bisa dimanfaatkan pengguna jalan dengan memberlakukan kembali potongan tarif tol sebesar 30%."

Diskon tersebut berlaku untuk perjalanan menerus dari GT Kalikangkung Ruas Jalan Tol Batang–Semarang menuju GT Cikampek Utama Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek pada 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Potongan tarif tol sebesar 23% untuk seluruh transaksi di Ruas Jalan Tol Batang–Semarang juga masih berlaku sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026.

Menurut Ria, kebijakan ini diharapkan dapat mendistribusikan lalu lintas lebih merata dan memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan.

Tren peningkatan arus balik juga terlihat dari data kumulatif periode H-10 hingga H+4 (11–25 Maret 2026) dengan total 491.285 kendaraan dari arah timur Trans Jawa, naik 18,08 persen dibandingkan kondisi normal.

Berdasarkan data shift 1 tanggal 26 Maret 2026, tercatat sebanyak 21.910 kendaraan, meningkat 168,01% dari normal sebanyak 8.175 kendaraan. Volume lalu lintas yang tinggi ini menunjukkan bahwa pergerakan arus balik masih berlangsung dan diperkirakan akan terus meningkat.

Ria menambahkan, "Seiring dengan kondisi tersebut, JTT bersama Kepolisian sempat berlakukan one way lokal dari KM 425+800 s.d KM 422 Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C untuk menjaga kelancaran arus kendaraan serta meminimalkan potensi kepadatan di sepanjang Ruas Jalan Tol Trans Jawa."

Arus kendaraan menuju wilayah timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama juga mengalami peningkatan menjadi 206.785 kendaraan, atau naik 49,77 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Peningkatan volume kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, baik untuk arus menuju Jakarta maupun sebaliknya. Hal ini menandakan mobilitas masyarakat yang masih tinggi selama periode arus balik Lebaran tahun ini.

JTT mengimbau pengguna jalan tol untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan merencanakan perjalanan secara matang, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi prima, serta mempersiapkan kebutuhan perjalanan seperti bahan bakar dan saldo uang elektronik.

Recommended