Pemerintah memberikan apresiasi kepada para atlet yang berprestasi di ASEAN Para Games 2025 dengan mencairkan bonus. Kebijakan ini diapresiasi oleh National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.
Bonus tersebut diberikan kepada para atlet yang berhasil meraih medali di ajang multievent yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand. Kontingen Indonesia berhasil membawa pulang 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
Nominal bonus yang diterima atlet paralimpiade setara dengan bonus yang diterima peraih medali di SEA Games 2026 Thailand. Peraih emas individu menerima Rp1 miliar, emas ganda Rp800 juta per orang, dan emas beregu Rp500 juta per orang.
Selain itu, peraih medali perak individu akan mendapatkan bonus Rp315 juta, ganda Rp252 juta, dan beregu Rp220,5 juta. Adapun peraih medali perunggu menerima Rp157 juta, ganda Rp252 juta, dan beregu Rp110 juta.
Total bonus yang disalurkan pemerintah mencapai Rp365 miliar, yang langsung dikirimkan ke rekening masing-masing atlet.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia, Rima Ferdianto, menyatakan bahwa pemberian bonus ini menjadi kejutan tersendiri bagi para atlet, karena diberikan menjelang hari raya Idul Fitri.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo Subianto, kepada bapak Menpora Erick Thohir, karena ini merupakan kejutan yang luar biasa," ujar Rima Ferdianto, Selasa (18/3/2025).
"Karena, sebelum lebaran, penghargaan untuk para atlet maupun pelatih berprestasi pada ASEAN Para Games 2025 sudah bisa turun. ini kejutan yang luar biasa dan kami benar-benar mengapresiasi pemerintah," lanjut dia.
Dikelola Secara Bijak
Rima Ferdianto berharap agar para atlet dapat mengelola bonus tersebut dengan bijak, sehingga dapat bermanfaat hingga mereka pensiun dari dunia olahraga.
“Kami berharap para atlet bisa me-manage dengan seksama, sehingga bonus ini benar-benar bermanfaat ketika masih jaya sebagai seorang atlet sampai ketika nanti sudah pensiun sebagai atlet," ucap Rima.
Penerimaan bonus ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para atlet dalam mempersiapkan diri menghadapi Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.
"Penghargaan yang luar biasa dari pemerintah ini tentunya akan menambah semangat atlet-atlet yang nantinya memperkuat kontingen Indonesia di ajang Asian Para Games 2026 di Nagoya," kata Rima Ferdianto.
Jadi Investasi Jangka Panjang
Bonus yang diterima menjelang Idul Fitri membawa kebahagiaan tersendiri bagi para atlet. Gischa Zayana, atlet boccia, berencana menggunakan dana tersebut untuk investasi jangka panjang.
"Alhamdulillah senang, pas di momen Lebaran. Bonus ini mau dipakai buat investasi jangka panjang, buat masa depan. Terima kasih atas apresiasinya," ucap atlet yang meraih dua emas di APG 2025 Thailand itu.
Taufik Abdul Karim, atlet para atletik, juga merasa terkejut dan bersyukur atas penghargaan yang diberikan pemerintah.
"Kaget sih, tiba-tiba bonus cair. Alhamdulillah senang sekali. Insya Allah akan digunakan untuk investasi dan masa depan anak-anak. Tentunya menambah semangat untuk berprestasi lebih baik lagi. Saya akan berlatih lebih maksimal dan mengikuti arahan dari pelatih," ucap Taufik.