Bali United berhasil mengembalikan kepercayaan diri tim setelah meraih kemenangan telak 6-1 melawan PSBS Biak dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Dipta, seperti dilansir dari Bola.
Meskipun kemenangan besar ini menjadi modal penting, pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengingatkan anak asuhnya untuk tidak terlena. Pasalnya, pekan depan Serdadu Tridatu akan melakoni laga tandang berat melawan Persib Bandung yang saat ini memuncaki klasemen sementara.
Kemenangan besar atas PSBS Biak yang berada di dasar klasemen, ditambah dengan isu penunggakan gaji pemain PSBS Biak, terasa kurang lengkap. Terlebih lagi, pertandingan tersebut digelar tanpa kehadiran suporter di stadion akibat sanksi dari Komdis PSSI.
Jansen mengakui bahwa kehadiran suporter sangat penting sebagai motivasi bagi para pemain. "Tentu saja saya ingin suporter datang karena bisa menjadi motivasi untuk pemain. Kemenangan ini kami persembahkan untuk mereka. Saya senang dengan hasil malam ini. Kami bermain sangat bagus dan menguasai jalannya pertandingan,” ujar Johnny Jansen.
Pelatih asal Belanda itu menekankan bahwa timnya tidak boleh berpuas diri. Pertandingan berikutnya melawan Persib Bandung akan menjadi tantangan besar, mengingat Maung Bandung selalu menjadi momok menakutkan bagi Bali United dalam beberapa musim terakhir. Apalagi, Persib juga baru saja meraih kemenangan 0-2 atas Semen Padang di kandang lawan.
“Kemenangan ini sangat penting sebelum melawan Persib Bandung. Kami sadar Persib punya kualitas di lapangan dan jelas lebih dari PSBS Biak,” tegas Johnny Jansen. Ia menambahkan bahwa pada pertemuan pertama, Bali United harus menelan kekalahan meskipun sempat menguasai jalannya pertandingan karena bermain dengan 10 orang.
“Sekarang kami harus bisa mengambil momentum untuk membalikkan keadaan dari pertemuan pertama dan meraih kemenangan di kandang Persib,” tambah Jansen, dikutip dari Bola.
Strategi Kemungkinan Menghadapi Persib
Jansen mungkin akan menerapkan skema permainan serupa saat menghadapi PSBS Biak, atau bahkan strategi yang sama persis. Pada babak pertama melawan PSBS Biak, Bali United tidak menurunkan penyerang murni. Diego Campos menjadi tumpuan di lini depan bersama M. Rahmat dan Rahmat Arjuna, yang ketiganya bukan tipikal target man.