Barcelona masih menaruh harapan untuk mendatangkan bek tengah Inter Milan, Alessandro Bastoni, pada musim panas 2026. Namun, harapan tersebut tampaknya akan sulit terwujud.
Menurut jurnalis Italia, Matteo Moretto, Alessandro Bastoni justru sedang dalam negosiasi perpanjangan kontrak dengan Inter Milan. Hal ini tentu meredam spekulasi mengenai kepindahannya ke Barcelona.
Selain itu, harga sang pemain juga diperkirakan menjadi kendala besar bagi Barcelona, mengingat kondisi finansial klub asal Spanyol tersebut.
Pada akhir tahun 2025, Bastoni sempat menanggapi rumor kepindahannya ke Barcelona. Ia mengaku bahagia bermain di San Siro.
"Ini membuat saya bangga melihat adanya rumor ketertarikan, itu berarti saya tampil baik, tetapi tidak ada apa-apa, nol," ujar Bastoni, seperti dikutip dari Barca Universal, Rabu (25/2/2026)
"Saya bahagia di Inter dan tidak memiliki masalah apa pun di sini. Saya bahkan tidak memikirkan berita-berita itu," sambungnya.
Meskipun demikian, Barcelona belum menyerah untuk mendatangkan pemain berusia 26 tahun tersebut. Bahkan, menurut laporan El Nacional, Bastoni menjadi target utama untuk memperkuat lini belakang Barcelona pada musim depan.
Performa impresif Bastoni dalam beberapa musim terakhir bersama Inter Milan menjadikannya salah satu bek terbaik saat ini. Barcelona menilai Bastoni memiliki kombinasi fisik, teknik, dan kecerdasan bermain yang ideal untuk filosofi tim.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menjadikan Bastoni sebagai prioritas utama pada bursa transfer musim panas mendatang. Selain Bastoni, Barcelona juga mengincar Nico Schlotterbeck dari Borussia Dortmund.
Namun, Barcelona akan menghadapi persaingan ketat dari Real Madrid dan Liverpool untuk mendapatkan Schlotterbeck. Selain itu, Dortmund juga enggan melepas pemain tersebut. Oleh karena itu, Barcelona lebih memilih untuk menggaet Bastoni.
Meskipun biaya transfernya lebih mahal, adaptasi Bastoni diyakini akan lebih cepat karena pengalamannya bermain di level tertinggi. Alessandro Bastoni masih terikat kontrak dengan Inter Milan hingga 30 Juni 2028 dan dikabarkan memiliki harga 80 juta euro (Rp1,5 triliun).