Ajang voli bergengsi Proliga 2026 akan memasuki putaran kedua babak Final Four, menampilkan pertandingan krusial di sektor putra. Salah satu sorotan utama adalah pertemuan antara dua finalis musim sebelumnya, Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta LavAni Livin Transmedia, sebuah duel yang dinanti-nantikan para penggemar voli, dilansir dari Bola.
Kedua tim, Bhayangkara dan LavAni, datang dengan bekal kemenangan meyakinkan di seri sebelumnya. Bhayangkara berhasil menyapu bersih dua laga dengan kemenangan telak 3-0 atas Surabaya Samator dan Jakarta Garuda Jaya. Konsistensi mereka akan diuji oleh LavAni yang juga tampil impresif dengan menumbangkan Garuda Jaya 3-0 dan Surabaya Samator 3-1.
Pertarungan antara Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta LavAni Livin Transmedia dijadwalkan berlangsung di GOR Sritex Arena, Solo, pada Kamis, 9 April 2026, pukul 19.00 malam WIB. Laga ini berpotensi menjadi ajang pemanasan menuju Final Proliga 2026 mengingat rekam jejak kedua tim sebagai rival terkuat.
Sebagai informasi tambahan, dalam laga pembuka Final Four Proliga 2026 di Jawa Pos Arena, Surabaya, pada Jumat, 3 April 2026, tim putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia berhasil meraih kemenangan telak 3-0 atas Jakarta Popsivo Polwan.
Kondisi Tim dan Amunisi Baru
Staf pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi, Dwi Cahyo, mengonfirmasi bahwa seluruh pemainnya, baik lokal maupun asing, berada dalam kondisi optimal. Dwi Cahyo berharap timnya dapat melanjutkan tren positif di putaran pertama Final Four ini untuk mencapai hasil terbaik di Solo.
“Alhamdulillah, di putaran kemarin di seri Surabaya, kami bisa mendapatkan dua kemenangan. Kami berharap pelajaran dari Surabaya bisa menjadi modal agar kami bersiap jauh lebih baik di Solo,” kata Dwi Cahyo, menegaskan fokus tim.
Skuad asuhan David Lee ini akan kembali mengandalkan kombinasi antara setter Dio Zulfikri dan Taylor Senders. Selain itu, Boy Arnes dan Dimas Saputra juga masih menjadi tulang punggung serangan yang sulit dihentikan lawan. Nama-nama tersebut diperkirakan akan menjadi penentu dalam upaya Bhayangkara Presisi mempertahankan gelar mereka musim ini.
Sementara itu, Jakarta LavAni tak kalah mempersiapkan diri. Asisten pelatih Jhon Aback menyatakan bahwa timnya memiliki motivasi tinggi menjelang putaran kedua. LavAni baru saja mendatangkan amunisi impor baru, Grozer Gyoergy, yang diharapkan dapat menjadi senjata mematikan di lapangan.
“Mohon doanya untuk LavAni, semoga yang kami rencanakan bisa berhasil. Suasana tim LavAni juga berada dalam situasi baik dan enjoy. Para pemain termotivasi dengan bergabungnya pemain baru kami dari Jerman,” ujar Jhon Aback.
Jhon berharap Grozer Gyoergy, yang berposisi sebagai opposite, dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal pada putaran kedua Final Four Proliga 2026. “Dia juga sudah mengikuti sesi latihan. Mudah-mudahan di saat pertandingan nanti, dia bisa memberikan kontribusi dan membaur dengan tim. Saya berharap chemistry tim semakin baik dan semakin solid,” imbuhnya.
Laga Ulangan Final Musim Lalu
Pertemuan ini akan menjadi ulangan final Proliga 2025, di mana Jakarta LavAni Livin Transmedia harus mengakui keunggulan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor tipis 2-3 di GOR Among Rogo, Yogyakarta. Skor serupa juga terjadi saat kedua tim bertemu di putaran ketiga Final Four Proliga 2025 di Solo.
Laga ini tidak hanya menjadi penentu dominasi, tetapi juga krusial bagi kedua tim untuk mengamankan posisi dua teratas dan melaju ke babak final Proliga musim ini. Persaingan ketat dipastikan akan tersaji di GOR Sritex Arena.