Bojan Hodak Belum Pastikan Latih Persib Musim Depan

Kontrak pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, akan berakhir Mei 2026. Negosiasi dengan manajemen Maung Bandung masih berlangsung untuk masa depan.

Masa depan pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, dengan Maung Bandung belum dapat dipastikan. Kontrak juru taktik asal Kroasia tersebut akan berakhir pada akhir Mei 2026, namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai perpanjangan kerja sama.

Proses negosiasi antara Bojan Hodak dan manajemen Persib masih terus berjalan. Dikutip dari Bola.com, sang pelatih mengungkapkan bahwa ia telah menerima tawaran yang terbilang baik dari pihak klub. Namun, beberapa aspek kehidupan lain juga menjadi pertimbangan penting sebelum ia mengambil keputusan akhir.

“Masih sedang dibicarakan. Mereka oke, Pak Glenn Sugita memberi saya penawaran yang bagus, tapi ada beberapa hal lain yang juga saya miliki dalam hidup saya,” jelas Bojan Hodak di Bandung, Rabu (8/4/2026).

Harapan untuk mencapai kesepakatan terbaik bagi kedua belah pihak diungkapkan oleh Bojan Hodak. Ia berharap pembicaraan yang sedang berlangsung bisa menghasilkan keputusan yang memuaskan baik untuk dirinya maupun klub.

“Saya masih berbicara dengannya dan berharap semuanya akan baik-baik saja pada akhirnya,” tambah Bojan.

Sejak resmi menjabat sebagai pelatih Persib pada tahun 2023, Bojan Hodak telah membawa perubahan signifikan bagi tim. Di bawah arahannya, Persib berhasil meraih gelar juara di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia, menunjukkan kualitas kepelatihannya yang tidak diragukan.

Musim BRI Super League 2025/2026 juga menjadi bukti dominasi Persib. Setelah menjalani 25 pertandingan, tim kebanggaan Bobotoh tersebut kokoh memuncaki klasemen sementara. Dengan delapan laga tersisa musim ini, peluang Persib untuk kembali meraih gelar juara sangat terbuka lebar.

Jika Persib berhasil mempertahankan performa apik mereka dan kembali menjadi juara, tim ini berpotensi mencatatkan hattrick juara, sebuah pencapaian yang akan menjadi sejarah bagi klub serta para penggemar setianya.

Recommended