Borja Herrera Terkesan Jalani Musim Perdana Bersama Persijap Jepara

Gelandang asing Persijap Jepara Borja Herrera merasa terkesan dengan pengalaman pertamanya berkarier di kompetisi sepak bola Indonesia.

Gelandang asing Persijap Jepara, Borja Herrera, mengaku sangat terkesan dengan pengalaman pertamanya merumput di kompetisi Indonesia. Pemain asal Spanyol tersebut mendapatkan kenangan indah walaupun baru meraskan ketatnya persaingan selama separuh musim.

Seperti dikutip dari Bola, tantangan berat langsung menghadang Borja Herrera sejak pertama kali bergabung pada bursa transfer paruh musim. Saat itu, Persijap Jepara sedang terpuruk di dasar klasemen putaran pertama dengan raihan 9 poin dari 17 pertandingan.

Kehadiran enam amunisi asing baru kemudian membangkitkan performa Laskar Kalinyamat pada putaran kedua. Tim asuhan Mario Lemos ini bahkan sempat mencatatkan rekor impresif dengan delapan laga beruntun tanpa terkalahkan.

Kebangkitan tersebut membawa Persijap menjauh dari zona degradasi. Tiket aman untuk tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi akhirnya dipastikan pada pekan ke-32 setelah menumbangkan Persita Tangerang.

Borja Herrera menjelaskan bahwa upaya meloloskan tim dari ancaman degradasi membutuhkan kerja keras yang luar biasa. Persijap Jepara harus melewati periode empat bulan yang sangat menguras energi demi mengamankan posisi mereka.

Pemain berusia 33 tahun itu merasa bangga atas pencapaian kolektif timnya. Kolaborasi dan kerja keras seluruh anggota skuad berhasil mewujudkan target yang awalnya dinilai sangat sulit dicapai pada awal putaran kedua.

"Empat bulan yang sangat intens. Kami berjuang bersama-sama, bersenang-senang bersama, dan berhasil mencapai tujuan sulit yang telah kami tetapkan sejak awal," tulis Borja Herrera melalui akun Instagramnya.

Absen di Laga Kandang Terakhir

Momen perpisahan Borja Herrera di markas sendiri pada pekan ke-33 menyisakan sedikit rasa mengganjal. Sang gelandang terpaksa absen dan tidak bisa berjuang di lapangan saat rekan-rekannya menahan imbang Borneo FC dengan skor 0-0.

Namanya tidak dimasukkan oleh Mario Lemos ke dalam daftar susunan pemain untuk pertandingan tersebut. Sebelum laga kontra Borneo FC, dia juga tidak dapat tampil melawan Persita Tangerang akibat hukuman akumulasi kartu kuning.

"Sepanjang perjalanan ini, saya beruntung bisa bertemu dengan orang-orang luar biasa yang membuat segalanya jadi lebih mudah. Sampai jumpa lagi, Jepara. Sampai jumpa lagi, Gelora Bumi Kartini. Terima kasih," kata Borja Herrera.

Borja Herrera langsung menjelma menjadi pilar penting di lini tengah Persijap Jepara semenjak kedatangannya. Pemain bertinggi badan ideal ini hampir selalu masuk dalam daftar starter utama pilihan tim pelatih.

Selama membela Laskar Kalinyamat, dia telah mengoleksi 14 penampilan dengan sumbangan dua gol serta satu umpan matang. Borja Herrera kini menyisakan satu pertandingan pamungkas saat Persijap Jepara bersua Persib Bandung pada pekan ke-34.

Recommended