Borneo FC menjadi satu-satunya tim dari BRI Super League 2025/2026 yang berhasil menggelar latihan resmi di lapangan utama Jakarta International Stadium (JIS).
Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, sebelumnya menyatakan kekecewaannya atas larangan awal untuk berlatih di lapangan utama JIS. Setelah mengajukan protes, tim berjulukan Pesut Etam itu akhirnya diizinkan berlatih di sana pada Senin (2/3/2026) sore WIB.
LOC Media Officer Persija sebelumnya menginformasikan bahwa Borneo FC akan berlatih di lapangan latihan JIS, bukan lapangan utama. Persija, yang berkandang di JIS, memang selalu mengatur agar tim lawan berlatih di lapangan latihan JIS.
Lefundes mengungkapkan kekesalannya dalam konferensi pers pada Senin (2/3/2026) sore WIB. "Jadi, kami datang ke sini dan sesampainya di sini, kami dapat informasi kami tidak boleh berlatih di dalam sini," kata Lefundes.
"Namun, manajemen komplain, dan mereka benar, karena latihan resmi itu dilakukan di lokasi pertandingan," jelas arsitek asal Brasil tersebut.
Regulasi BRI Super League Pasal ke-35 mengatur tentang latihan resmi. Poin nomor enam menyebutkan bahwa jika lapangan permainan tidak dalam kondisi baik, match commissioner dapat membatalkan sesi latihan resmi di stadion paling lambat H-2 pertandingan. Klub hanya diizinkan melakukan inspeksi dan familiarisasi stadion dengan sepatu jogging. Sesi latihan dipindahkan ke lapangan lain yang disetujui I.League dan disiapkan oleh klub tuan rumah.
Sementara itu, poin nomor tujuh menyatakan bahwa jika kedua klub atau salah satu klub memilih untuk tidak melakukan latihan resmi di stadion, klub bersangkutan wajib memberitahukan kepada match commissioner tentang waktu latihan resmi di lapangan latihan yang disetujui I.League. Latihan ini akan dianggap sebagai latihan resmi.
Persija sendiri juga tidak pernah menggelar latihan resmi di lapangan utama JIS, melainkan di lapangan latihan JIS.