Borussia Monchengladbach kini harus berjuang keras untuk bangkit dan meraih kemenangan di sisa 11 pertandingan musim ini demi menghindari degradasi di Bundesliga. Bek Kevin Diks menegaskan timnya mampu mengatasi ancaman tersebut.
Monchengladbach, yang diperkuat oleh pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks, tengah berjuang di Bundesliga 2025/2026. Kekalahan terbaru mereka terjadi pada pekan ke-23.
Diks kembali memperkuat Monchengladbach setelah absen di laga sebelumnya, saat menjamu Freiburg. Sayangnya, Gladbach kalah 1-2 dari tuan rumah Freiburg di Europa-Park Stadion, Minggu (22/2/2026) malam WIB.
Gol dari Matthias Ginter (menit ke-40) dan Igor Matanovic (menit ke-70) membuat gawang Monchengladbach bobol. Haris Tabakovic hanya mampu memperkecil ketertinggalan menjelang akhir pertandingan. Diks bermain sebagai starter selama 83 menit sebelum digantikan Kevin Stoger.
Akibat kekalahan ini, Gladbach tertahan di posisi ke-14 dengan 22 poin. Mereka sedang dalam tren negatif, dengan tujuh pertandingan tanpa kemenangan.
Borussia Monchengladbach kini hanya berjarak tiga poin dari zona degradasi yang dihuni oleh Werder Bremen.
"Bisa dibilang berliku. Kami tidak memulai musim dengan baik, kemudian kami memiliki periode yang sangat kuat. Saat ini, hasil positif telah mengering lagi. Secara pribadi, ini adalah musim yang cukup baik karena saya mendapatkan banyak menit bermain," tutur Diks dalam wawancara di laman resmi Monchengladbach.
"Tetapi sebagai tim, kami tidak mendapatkan hasil yang kami butuhkan saat ini. Dan karena itu, saya juga tidak puas secara pribadi," ungkapnya.
Selanjutnya, Borussia Monchengladbach akan menjamu Union Berlin pada pekan ke-24 di Stadion Borussia-Park, Sabtu (28/2/2026) malam WIB. Gladbach harus memanfaatkan status tuan rumah, namun tetap waspada karena Union Berlin sedang dalam motivasi tinggi setelah mengalahkan Leverkusen di pertandingan sebelumnya.
Diks tetap optimistis Monchengladbach akan segera menjauhi zona degradasi. Ia berharap timnya dapat bermain konsisten.
"Konsistensi adalah kuncinya. Kita harus melakukan hal-hal dengan benar dan mengeksekusinya dengan bersih, minggu demi minggu, jika kita ingin membalikkan keadaan. Saya yakin kita bisa melakukannya, tetapi tentu saja itu perlu terjadi secepat mungkin. Pada saat yang sama, kita tidak bisa mulai mempertanyakan semuanya, karena kita sudah menunjukkan bahwa kita bisa sukses," jelas Diks menambahkan.
"Sekarang saatnya membangun kembali hal itu dan kembali memenangkan pertandingan. Kita harus lebih tanpa ampun di kedua kotak penalti – dalam menyerang dan bertahan. Itulah yang telah kami fokuskan selama beberapa hari terakhir. Di momen-momen krusial itu, kita perlu lebih bertekad," tandas pemain berusia 29 tahun.