Bruno Fernandes berpeluang mencatatkan namanya dalam sejarah Premier League bersama Manchester United (MU) di sisa sembilan pertandingan musim ini. Gelandang asal Portugal ini berpotensi memecahkan rekor assist.
Fernandes telah mengoleksi tujuh gol dan 14 assist di liga musim ini. Performa apiknya diharapkan menular ke rekan-rekannya demi mengamankan posisi empat besar dan tiket Liga Champions.
Sejak ditangani Michael Carrick sebagai pelatih interim, setelah pemecatan Ruben Amorim, MU menunjukkan peningkatan signifikan dengan ambisi kembali ke kompetisi elite Eropa.
Meski sempat tersandung kekalahan dari Newcastle United, Fernandes memiliki kesempatan untuk bangkit saat melawan Aston Villa. Laga ini dianggap sebagai momentum yang tepat untuk kembali ke jalur kemenangan.
Menurut Football Insider, MU berencana membahas perpanjangan kontrak dengan Fernandes setelah Piala Dunia 2026. Kontribusinya sangat terasa, terutama di masa transisi kepelatihan.
Sempat diragukan di awal musim karena rumor penjualan ke Liga Pro Saudi, Fernandes menegaskan komitmennya untuk bertahan di Old Trafford.
Rekor assist Thierry Henry (20 assist musim 2002/03) menjadi target yang realistis bagi Fernandes. Kevin De Bruyne hampir menyamai rekor tersebut pada musim 2019/20.
Fernandes telah mencatatkan tujuh assist dalam sembilan pertandingan liga terakhirnya. Jika mampu mengulanginya di sembilan laga tersisa, ia akan mencatatkan sejarah baru di Premier League.
Meski sisa pertandingan tidak mudah, Fernandes tetap optimistis, apalagi dengan performa apik yang ditunjukkan saat melawan tim-tim besar musim ini.
Pertandingan melawan Aston Villa menjadi peluang pertama, mengingat performa tim besutan Unai Emery sedang menurun. Leeds United, yang kerap kesulitan menghadapi bola mati, juga menjadi target potensial bagi Fernandes.
Pertandingan melawan Brentford, Nottingham Forest, dan Brighton juga akan menjadi momen krusial dalam perburuan rekor ini. Kemungkinan, penentuan akan terjadi di pertandingan terakhir musim ini.