BYD Rilis Teknologi Dual Mode, Mesin PHEV Kompresi Tinggi Butuh BBM Oktan 92

BYD luncurkan teknologi Dual Mode untuk mobil plug-in hybrid electric vehicle. Mesin kompresi tinggi ini wajib menggunakan bahan bakar minimal oktan 92.

Produsen otomotif BYD meluncurkan inovasi terbaru berupa teknologi Dual Mode (DM) yang diterapkan pada kendaraan roda empat jenis plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Sistem ini menggabungkan performa mesin bensin dengan kemudahan pengisian daya listrik langsung melalui stasiun pengecasan umum.

Langkah memproduksi mesin yang terintegrasi langsung dengan sistem hybrid ini menjadi tren tersendiri bagi rata-rata pabrikan kendaraan asal Tiongkok. Dampaknya, mesin pembakaran internal (ICE) tersebut dirancang spesifik sehingga tidak dapat beroperasi secara mandiri tanpa sistem hybrid.

Karakteristik mekanis teknologi Dual Mode ini mengadopsi mesin dengan tingkat kompresi yang sangat tinggi. Hal tersebut berpengaruh langsung pada penentuan jenis bahan bakar yang ideal untuk digunakan pada unit seperti BYD M6 DM.

Dilansir dari Medcom, Head of Product PT BYD Motor Indonesia, Bobby Bharata memberikan penjelasan detail mengenai spesifikasi teknis kompresi mesin tersebut.

"Kompresinya mencapai 16:1 yang menyamai kompresi mesin mobil balap Formula 1, sehingga juga butuh bahan bakar yang sanggup untuk memenuhi kebutuhan kompresi tinggi. Minimal BBM dengan oktan 92, harus digunakan di mesin dengan teknologi DM ini," ujar Bobby.

Penerapan kompresi tinggi menjadi strategi utama untuk mendongkrak efisiensi penggunaan bahan bakar pada kendaraan. Berdasarkan hasil pengujian internal yang dilakukan oleh pihak pabrikan, sistem ini mampu mencatatkan angka konsumsi bahan bakar hingga 65 km per liter.

"Tapi semua teknologi yang ada di mesin ini juga digabungkan dengan sistem yang kompleks untuk mesin hybrid. Sehingga semua sistem yang bekerja dengan baik menghasilkan jarak tempuh yang maksimal per liter bahan bakarnya."

Bobby menambahkan bahwa tingkat efisiensi termal pada kendaraan ini mampu menyentuh angka 46 persen. Melalui capaian thermal rate tersebut, suhu kerja mesin tetap dapat diredam dengan baik meskipun sedang beroperasi dalam performa tinggi.

Penggunaan bahan bakar dengan kualitas di bawah oktan 92 sangat tidak disarankan bagi pemilik kendaraan dengan teknologi DM dari BYD. Pengisian jenis bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi minimal berpotensi merusak kinerja rasio kompresi tinggi yang ada di dalam mesin.

Recommended