Jamie Carragher memberikan penghormatan kepada Mohamed Salah yang akan meninggalkan Liverpool di akhir musim. Namun, Carragher mengungkapkan alasannya untuk tidak terlibat dalam perpisahan besar di Anfield, Mei mendatang.
Sebelumnya, Carragher sempat mengkritik Salah terkait pernyataannya kepada media tentang perannya di klub. Ia menilai tindakan Salah memalukan.
"Saya pikir itu memalukan apa yang dia lakukan setelah pertandingan," kata Carragher dalam "Monday Night Football" di Sky Sports.
Carragher menambahkan, Salah selalu berencana dengan agennya untuk memberikan dampak maksimal dan memperkuat posisinya.
Setelah ketegangan tersebut, Salah kembali ke skuad Liverpool usai berbicara dengan pelatih Arne Slot. Kini, Salah memutuskan untuk mengakhiri perjalanannya selama sembilan tahun bersama The Reds.
Carragher menempatkan Salah sebagai pemain terbaik keenam dalam sejarah Liverpool, di bawah Steven Gerrard, Kenny Dalglish, Graeme Souness, John Barnes, dan Ian Rush.
Carragher tetap memberikan pujian tinggi terhadap kontribusi Salah di era Liga Inggris.
"Dalam jajaran pemain asing di era Liga Inggris, hanya Thierry Henry yang melampaui produktivitas dan konsistensi Salah," tulisnya.
Ia menambahkan bahwa Salah akan menjadi pilihan otomatis di lini depan dalam tim terbaik sepanjang masa Liga Inggris bersama Henry dan Ronaldo.
Reaksi Fans di Media Sosial
Pernyataan Carragher memicu reaksi dari penggemar di media sosial. Beberapa komentar termasuk pertanyaan tentang keharusan menulis artikel tersebut, serta penilaian bahwa Carragher senang Salah pergi. Ada juga yang menilai peringkat keenam terlalu rendah, dan Salah seharusnya masuk tiga besar pemain terbaik klub.
Alasan Tak Ingin Ikut Perpisahan di Anfield
Carragher menegaskan bahwa Salah pantas mendapatkan perpisahan emosional yang besar di Anfield. Namun, ia tidak ingin menjadi bagian dari momen tersebut setelah laga terakhir Liga Inggris melawan Brentford pada 24 Mei.
Alasannya bukan karena sikap negatif, melainkan karena ia berharap ada perpisahan yang lebih besar seminggu setelahnya, yakni final Liga Champions di Budapest.
"Salah juga memahami bahwa, meski kepergian pemain hebat selalu menyedihkan, tidak ada yang tidak tergantikan. Akan selalu ada pahlawan baru di Anfield," tulis Carragher.
Carragher menambahkan dengan mengumumkan keputusannya sekarang, Salah memastikan akan mendapatkan perpisahan besar yang layak.
"Saya punya satu pengakuan. Meski saya akan merayakan kariernya, saya tidak ingin menjadi bagian dari perpisahan besar di Anfield setelah laga terakhir Liga Inggris pada Mei."
Carragher berharap Salah menginspirasi timnya meraih kemenangan di final Liga Champions di Budapest.