Harapan Michael Carrick untuk menjadi manajer permanen Manchester United semakin besar setelah muncul kabar tentang masa depan Zinedine Zidane.
Carrick, yang ditunjuk sebagai pelatih interim hingga akhir musim, telah memberikan dampak positif di Old Trafford. Di bawah kepemimpinannya, Setan Merah meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang dari lima pertandingan, termasuk hasil positif melawan West Ham. Hasil ini mengangkat United ke posisi empat klasemen sementara Premier League, membuka peluang lolos ke Liga Champions musim depan.
Manajemen United, yang dipimpin oleh Sir Jim Ratcliffe, masih mempertimbangkan beberapa kandidat untuk posisi pelatih tetap sejak kepergian Ruben Amorim pada Januari lalu. Beberapa nama besar sempat dikaitkan, termasuk Zidane, yang sebelumnya sukses bersama Real Madrid.
Namun, Zidane dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal untuk melatih tim nasional Prancis setelah Piala Dunia musim panas mendatang, menggantikan Didier Deschamps. Jika kabar ini benar, Zidane akan tersingkir dari persaingan kursi pelatih di Old Trafford, memberikan keuntungan bagi Carrick.
Carrick tetap fokus pada tugasnya di tengah spekulasi yang beredar. Ia berhasil menstabilkan ruang ganti dan memaksimalkan potensi skuad yang sempat kesulitan di paruh pertama musim. Perubahan taktik dan peningkatan kepercayaan diri pemain menjadi faktor utama kebangkitan tim.
Selain hasil di lapangan, Carrick juga dinilai memahami kultur klub karena pernah meraih berbagai trofi sebagai pemain Manchester United. Kedekatan emosional dengan klub dapat menjadi pertimbangan penting bagi manajemen dalam pengambilan keputusan akhir.
Michael Carrick mencatatkan hasil yang cukup impresif dalam lima pertandingan pertamanya sebagai manajer interim Manchester United. Jika ia mampu mempertahankan posisi Setan Merah di empat besar, Carrick akan dipertimbangkan secara serius untuk mengisi jabatan tersebut secara penuh waktu.