CAS Hukum 7 Pemain Naturalisasi Malaysia karena Pemalsuan

CAS menjatuhkan hukuman larangan bermain selama 12 bulan kepada tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia akibat pemalsuan dokumen.

Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah memutuskan nasib tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang terlibat dalam kasus pemalsuan dokumen.

Ketujuh pemain tersebut adalah Facundo Tomas Garces Rattaro, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Gabriel Felipe Arrocha, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

Putusan CAS mengabulkan sebagian permohonan para pemain, mengubah ruang lingkup hukuman yang sebelumnya dijatuhkan oleh FIFA.

Panel arbitrase CAS menetapkan bahwa larangan bermain selama 12 bulan bagi ketujuh pemain tetap berlaku, namun hanya untuk pertandingan resmi. Mereka masih diizinkan untuk beraktivitas di sepak bola, termasuk latihan.

Dengan adanya putusan ini, Timnas Malaysia tampaknya harus mengubur keinginan untuk menggunakan kembali ketujuh pemain tersebut, meskipun masa skorsing 12 bulan telah selesai.

Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John, menyatakan bahwa sangat mungkin para pemain yang terlibat tidak akan diizinkan bermain dengan tim nasional setelah masa skorsing berakhir.

"Saat ini, setelah periode 12 bulan, kemungkinan besar ketujuh pemain tersebut tidak akan dapat bermain dengan skuad Harimau Malaya sesuai dengan keputusan yang telah ditetapkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga," kata Windsor, seperti dikutip dari Berita Harian.

Ia menambahkan bahwa semua tindakan selanjutnya akan dirujuk ke Komite Disiplin dan Etika AFC untuk menentukan hukuman tambahan terhadap FAM atau para pemain.

Meski pintu tertutup untuk membela Timnas Malaysia setelah hukuman satu tahun, ada sedikit harapan jika mereka mendapatkan paspor Malaysia setelah lima tahun tinggal di negara tersebut.

Pengacara olahraga dan komersial Malaysia, Nik Erman Nik Roseli, menjelaskan bahwa CAS telah memutuskan dokumen yang digunakan untuk memenuhi syarat mereka mewakili Malaysia ternyata palsu.

"Para pemain ini tidak memenuhi syarat untuk mewakili Malaysia bahkan setelah menyelesaikan skorsing 12 bulan mereka. Mereka tetap tanpa darah Malaysia," ujar Nik Roseli.

"Mereka masih dapat mewakili Malaysia jika mereka berada di sini selama lima tahun melalui proses naturalisasi," tandasnya.

Recommended