Cesc Fabregas Buka Peluang Latih Real Madrid di Masa Depan

Cesc Fabregas tidak menutup kemungkinan melatih Real Madrid meskipun ia merupakan mantan pemain dan produk akademi Barcelona.

Pelatih kepala Como, Cesc Fabregas, menyatakan secara terbuka bahwa dirinya tidak menutup kemungkinan untuk melatih Real Madrid di masa depan pada sesi wawancara yang dirilis Rabu (13/5/2026). Pernyataan ini muncul di tengah rumor pencarian pelatih baru oleh manajemen Los Blancos.

Fabregas menegaskan posisinya saat menanggapi pertanyaan mengenai batasan karier melatih rival abadi mantan klubnya, Barcelona. Dilansir dari Bola, sosok yang kini berusia 39 tahun tersebut menyatakan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menjadi pelatih kepala yang kompeten tanpa menetapkan batasan kaku pada klub tertentu.

"Saya tidak punya batasan tegas. Satu hal yang saya tegaskan sejak awal adalah saya tidak ingin menjadi asisten pelatih lagi. Saya jelas ingin menjadi pelatih kepala," kata Cesc Fabregas, Manajer Como 1907. Ia juga menambahkan bahwa saat ini dirinya belum memikirkan tawaran tersebut secara spesifik karena keterbatasan waktu.

Kinerja Fabregas bersama Como menarik perhatian klub-klub besar Eropa setelah ia berhasil membawa klub tersebut mengamankan tiket kompetisi Eropa untuk pertama kalinya. Kemenangan 1-0 atas Hellas Verona akhir pekan lalu memastikan satu tempat bagi Como di ajang Europa Conference League musim depan.

Selain kualifikasi Eropa, Como masih berpeluang menembus zona Liga Champions karena hanya tertinggal dua poin dari AS Roma dan AC Milan dengan dua laga tersisa. Pencapaian ini menjadi prestasi tertinggi klub asal Lombardy tersebut sejak tahun 1987.

Meskipun namanya dikaitkan dengan Chelsea dan Barcelona, Fabregas menyatakan tetap berkomitmen penuh kepada proyek jangka panjang di Como. Selain menjabat sebagai pelatih, ia merupakan pemegang saham klub yang telah bergabung sejak masih berstatus pemain pada tahun 2022.

Fabregas menjelaskan bahwa posisinya di Como melibatkan tanggung jawab besar, termasuk dalam proses perekrutan pemain. Ia merasa berada di lingkungan yang tepat untuk mengembangkan kemampuan manajerialnya sebelum memutuskan untuk mengambil tantangan di klub raksasa lainnya.

Recommended