Pelatih Como 1907 Cesc Fabregas secara resmi menyatakan penolakannya terhadap peluang melatih Timnas Italia demi melanjutkan proyek jangka panjang di Serie A pada Rabu (15/4/2026). Penegasan ini muncul setelah namanya dikaitkan dengan kursi kepelatihan Gli Azzurri menyusul performa impresif Como di papan atas klasemen.
Fabregas saat ini berhasil membawa Como 1907 menempati peringkat kelima klasemen sementara Liga Italia. Tim asuhannya hanya tertinggal dua poin dari Juventus yang berada di posisi keempat, capaian yang membuat pelatih asal Spanyol tersebut menjadi sorotan publik sepak bola Eropa.
Dilansir dari Bola, Fabregas mengungkapkan bahwa ia lebih menikmati rutinitas pekerjaan di klub dibandingkan jadwal tim nasional yang memiliki banyak waktu luang. Ia menilai jeda internasional yang panjang tidak sesuai dengan keinginannya untuk terus terlibat aktif dalam pengembangan tim setiap hari.
"Saya rasa menjadi pelatih Timnas (Italia), untuk saat ini bagi saya akan sedikit… saya tidak ingin bilang membosankan, tapi ada cukup banyak waktu luang di antara jeda internasional," kata Cesc Fabregas, Pelatih Como 1907.
Selain alasan jadwal, keterikatan Fabregas dengan Como didasari oleh statusnya sebagai pemegang saham klub. Ia menyatakan komitmen penuh untuk membangun identitas tim dan mengembangkan talenta muda, termasuk rencana mempromosikan pemain seperti Francesco Camarda di kompetisi kasta tertinggi Italia.
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sendiri dikabarkan masih mempertimbangkan nama-nama pelatih senior seperti Massimiliano Allegri, Roberto Mancini, dan Antonio Conte. Namun, para kandidat tersebut sering dikritik karena lebih mengandalkan pemain berpengalaman dibandingkan melakukan regenerasi pemain muda.
Di sisi lain, rumor ketertarikan Arsenal untuk memboyongnya kembali ke London sebagai pengganti Mikel Arteta juga tidak menggoyahkan posisi Fabregas. Ia menegaskan sangat bahagia dengan kehidupannya di Italia dan ingin menyelesaikan proyek yang sedang ia bangun bersama manajemen Como 1907.
Sementara itu dari kompetisi usia muda, Timnas Indonesia U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto berhasil mencatatkan hasil positif pada Senin (13/4/2026) malam. Skuad Garuda Muda menang telak 4-0 atas Timor Leste pada laga pembuka Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro.