Chelsea Dekati Xabi Alonso untuk Posisi Manajer Baru

Chelsea dikabarkan segera meresmikan penunjukan Xabi Alonso sebagai pelatih baru setelah pertandingan final Piala FA selesai digelar.

Chelsea dikabarkan semakin dekat untuk menunjuk Xabi Alonso sebagai juru taktik baru mereka. Seperti diberitakan oleh Bola, pengumuman resmi mengenai perekrutan pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut dilaporkan bakal dilakukan seusai laga final Piala FA menghadapi Manchester City pada Sabtu malam nanti.

Perjalanan Chelsea di kompetisi Premier League musim ini memang berjalan tidak sesuai dengan ekspektasi. Meski demikian, tim berjuluk The Blues tersebut masih memiliki kesempatan untuk mengakhiri musim dengan raihan trofi sekaligus mengamankan tiket menuju Liga Europa apabila berhasil menumbangkan Manchester City di laga puncak.

Walaupun peluang meraih gelar juara tetap menjadi prioritas penting, tugas besar telah menanti manajemen Chelsea pada bursa transfer musim panas mendatang. Langkah ini dinilai krusial jika klub ingin kembali bersaing secara kompetitif di papan atas kompetisi.

Klub yang berbasis di London ini terus dikaitkan dengan sejumlah nama arsitek tim sejak memberhentikan Liam Rosenior pada April lalu. Kendati demikian, nama Xabi Alonso muncul sebagai kandidat paling kuat untuk segera merapat ke Stamford Bridge.

Informasi dari TalkSPORT menyebutkan bahwa manajemen Chelsea saat ini hampir mencapai kesepakatan penuh dengan Alonso. Proses peresmian pelatih berusia 44 tahun tersebut dikabarkan tinggal menunggu pengesahan setelah seluruh rangkaian final Piala FA rampung.

Alonso sebelumnya diberhentikan oleh Real Madrid pada Januari lalu. Namun, kondisi internal ruang ganti Los Blancos yang sarat tekanan dinilai menjadi faktor yang membuat banyak pelatih lain pun akan mengalami kesulitan dalam mengendalikan klub raksasa Spanyol tersebut.

Reputasi Alonso tetap dinilai tinggi berkat keberhasilan kinerjanya saat menukari Bayer Leverkusen. Pada kampanye musim 2023/2024, ia sukses membawa klub asal Jerman tersebut merengkuh gelar juara Bundesliga tanpa menelan satu pun kekalahan.

Selama periode kepemimpinannya di Leverkusen, Alonso berhasil mencatatkan 88 kemenangan dari total 140 pertandingan yang dilakoni. Skuad arahannya juga menjadi satu-satunya tim yang mampu menghentikan dominasi panjang Bayern Munchen dalam perebutan trofi Bundesliga selama 14 musim terakhir.

Bukan hanya itu, Alonso juga menuai banyak pujian berkat kemampuannya dalam mengasah potensi para pemain muda, termasuk salah satunya Florian Wirtz. Manajemen Chelsea dilaporkan menaruh harapan agar sentuhan magis serupa dapat membangkitkan performa Cole Palmer yang belakangan mulai kehilangan konsistensi bermain di Stamford Bridge.

Tantangan Besar di Stamford Bridge

Walau memiliki catatan impresif, tantangan paling berat bagi Alonso di Chelsea diperkirakan bukan sekadar mengenai hasil akhir yang diraih di dalam lapangan pertandingan.

Jika proses penunjukan ini resmi terwujud, Alonso akan tercatat sebagai manajer permanen keenam Chelsea sejak bulan September 2022. Kondisi pergantian pelatih yang dinamis ini memicu pertanyaan mengenai kesediaan manajemen klub untuk memberikan waktu luang bagi dirinya dalam membangun skuad secara bertahap.

Alonso juga diprediksi bakal memberikan perhatian khusus terhadap kebijakan transfer pemain Chelsea yang selama ini dinilai lebih condong mendatangkan pilar muda ketimbang merekrut sosok yang sarat pengalaman.

Apabila memiliki target untuk membawa Chelsea kembali bersaing dalam perebutan piala-piala bergengsi, Alonso diyakini harus mampu meyakinkan jajaran direksi klub untuk mengubah strategi mereka di pasar transfer. Bagaimanapun, perubahan kebijakan tersebut diperkirakan baru akan sulit terealisasi sebelum Chelsea mampu memperlihatkan grafik perkembangan yang nyata di pentas Premier League.

Recommended