Manajemen Chelsea resmi memulai perburuan manajer permanen baru pada Selasa (12/5/2026) setelah memutuskan untuk mengakhiri masa jabatan Liam Rosenior di kursi kepelatihan. Klub asal London Barat tersebut kini sedang mengevaluasi sejumlah kandidat potensial guna memimpin proyek jangka panjang tim mulai musim depan.
Hingga kompetisi musim ini berakhir, posisi pelatih kepala akan diisi sementara oleh Calum McFarlane sebagai pelatih interim. Dilansir dari Bola, nama Oliver Glasner muncul sebagai salah satu kandidat kuat menyusul keputusan sang pelatih untuk meninggalkan Crystal Palace pada penghujung musim ini.
Glasner menarik perhatian petinggi The Blues setelah berhasil mencetak sejarah bersama Crystal Palace dengan meraih trofi FA Cup musim lalu. Prestasi tersebut semakin diperkuat dengan keberhasilannya membawa Palace menjuarai Community Shield pada awal musim ini setelah mengalahkan Liverpool.
Selain prestasi domestik, pelatih asal Austria tersebut masih berpeluang menambah koleksi trofi Eropa bagi Crystal Palace sebelum hengkang. Tim asuhannya dijadwalkan melakoni laga final UEFA Conference League melawan klub Spanyol, Rayo Vallecano, pada akhir Mei mendatang.
Pihak manajemen Chelsea dilaporkan mencari sosok yang mampu menyeimbangkan pengembangan pemain muda dengan konsistensi hasil di lapangan. Kriteria ini membuat nama-nama pelatih berpengalaman seperti Marco Silva dari Fulham dan Andoni Iraola ikut masuk dalam radar pertimbangan klub.
Kandidat lain yang mengejutkan adalah mantan bek kiri Chelsea, Felipe Luis, yang kini meniti karier sebagai pelatih. Pria asal Brasil tersebut memiliki modal kuat setelah membawa Flamengo menjuarai Copa do Brasil 2024 serta trofi bergengsi Copa Libertadores pada tahun 2025.
Xabi Alonso juga tetap dipantau meskipun dirinya baru saja dilepas oleh Real Madrid pada Januari lalu setelah sempat menangani Bayer Leverkusen. Chelsea menegaskan akan sangat berhati-hati dalam menentukan pilihan agar pelatih baru dapat selaras dengan visi pembangunan skuat muda mereka.