Federico Chiesa Disorot Usai Absen Bela Italia Namun Siap Perkuat Liverpool

Federico Chiesa mendapat sorotan tajam setelah mundur dari timnas Italia jelang kualifikasi Piala Dunia 2026, namun siap bermain untuk Liverpool.

Winger Liverpool, Federico Chiesa, menjadi pusat perhatian di Italia. Hal itu menyusul keputusannya untuk tidak membela tim nasional, namun tetap menyatakan kesiapannya untuk tampil bersama klub.

Pemain berusia 28 tahun ini seharusnya memperkuat skuad Italia dalam laga krusial kualifikasi Piala Dunia 2026. Akan tetapi, ia memilih mundur sebelum mengikuti sesi latihan pertama tim, seperti dilansir dari Bola.

Federasi Sepak Bola Italia (FICG) bersama pelatih Gennaro Gattuso menjelaskan bahwa Chiesa tidak dalam kondisi prima untuk memperkuat Gli Azzurri. Gattuso menambahkan bahwa Chiesa merasa belum siap tampil.

Keputusan tersebut diambil saat jeda internasional pada Maret lalu. Meskipun demikian, langkah Chiesa ini memicu banyak kritik dari kalangan suporter Timnas Italia.

Reaksi negatif ini semakin menguat setelah beberapa media Italia, seperti La Gazzetta dello Sport, La Repubblica, dan Corriere della Sera, melaporkan adanya gelombang kemarahan di media sosial.

Kondisi ini dipicu oleh konfirmasi pelatih Liverpool, Arne Slot. Slot memastikan bahwa Chiesa siap untuk bermain dalam pertandingan Piala FA melawan Manchester City pada Sabtu petang.

Situasi ini lantas menimbulkan pertanyaan besar di benak publik Italia mengenai komitmen Chiesa. Mereka mempertanyakan mengapa sang pemain tidak cukup bugar untuk negaranya, namun justru tersedia untuk klub dalam waktu yang berdekatan.

Chiesa sendiri belum kembali memperkuat timnas sejak penampilannya di Euro 2024. Fakta ini semakin mempertegas sorotan terhadap posisinya di skuad tim nasional.

Lebih lanjut, kritik terhadap Chiesa semakin tajam. Hal ini mengingat ada beberapa pemain lain yang kondisinya tidak sepenuhnya fit, namun tetap bergabung dengan timnas.

Dua di antaranya adalah Guglielmo Vicario dan Gianluca Scamacca. Perbedaan perlakuan ini membuat kekecewaan publik Italia terhadap kondisi timnas semakin memuncak.

Recommended