Cole Palmer Frustrasi di Chelsea, Manchester United Siap Menampung

Gelandang muda Cole Palmer dikabarkan tak betah di Chelsea akibat perubahan taktik dan performa tim yang menurun. Manchester United berpeluang merekrutnya.

Gelandang muda Chelsea, Cole Palmer, disebut-sebut mulai merasa tidak nyaman dan berencana meninggalkan klub pada jendela transfer musim panas tahun ini. Kabar tersebut, seperti dilansir dari Bola.com, menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa, termasuk Manchester United, Real Madrid, dan Bayern Munchen.

Namun, klub peminat perlu menyiapkan dana besar. Chelsea dikabarkan oleh The Sun hanya akan mempertimbangkan pelepasan Palmer dengan banderol mencapai 150 juta poundsterling atau sekitar Rp3,3 triliun.

Salah satu pemicu utama kekecewaan Palmer adalah perubahan pendekatan taktik di bawah manajer Liam Rosenior. Pemain asal Inggris itu merasa sistem baru tersebut membatasi ruang geraknya di lapangan, yang berdampak negatif pada performanya.

Selain itu, Palmer juga merindukan kolaborasi dengan penyerang Nicolas Jackson, yang saat ini dipinjamkan ke Bayern Munchen. Duet mereka musim lalu terbilang sukses, di mana Palmer menyumbangkan 18 gol dan 14 assist berkat dukungan kecepatan Jackson di lini serang. Sayangnya, musim ini tidak berjalan mulus bagi Palmer.

Performa Menurun dan Tren Negatif Chelsea

Palmer sempat dihantam cedera pangkal paha dan jari kaki, yang turut memengaruhi penampilannya. Dari 25 pertandingan di semua kompetisi musim ini, ia baru mencetak 10 gol dan tiga assist, menunjukkan penurunan drastis dibanding musim sebelumnya.

Di sisi lain, Chelsea juga sedang mengalami periode sulit. The Blues kini terpuruk di peringkat keenam klasemen sementara Premier League, sehingga terancam tidak lolos ke Liga Champions musim depan. Situasi semakin parah setelah mereka tersingkir dari Liga Champions oleh Paris Saint-Germain dengan agregat telak 2-8 di babak 16 besar, serta menelan kekalahan 0-3 dari Everton di Premier League.

Frustrasi Palmer bahkan sempat terlihat di lapangan saat ia dilaporkan menunjukkan kekecewaan kepada rekan setimnya, Neto, yang dianggap menghalangi peluangnya untuk menembak. Meskipun demikian, sumber internal menyebut Palmer tetap profesional dan berkomitmen di tengah musim yang sulit.

Peluang Bergabung dengan Manchester United

Manchester United muncul sebagai opsi menarik bagi Palmer. Ia diketahui merupakan penggemar Setan Merah sejak kecil, yang membuka peluang untuk bergabung ke Old Trafford. Terlebih lagi, Jason Wilcox yang kini menjabat direktur sepak bola Manchester United, pernah menjadi kepala akademi di Manchester City saat Palmer masih meniti karier.

Wilcox bahkan pernah memprediksi bahwa salah satu lulusan akademi City, termasuk Palmer, berpotensi meraih Ballon d’Or di masa depan.

Chelsea Berusaha Mempertahankan

Meskipun rumor transfer semakin kencang, Chelsea masih memandang Palmer sebagai pemain kunci yang tidak akan dilepas. Pemain berusia 23 tahun ini juga masih memiliki kontrak jangka panjang dengan The Blues hingga 30 Juni 2033. Namun, jika Chelsea gagal lolos ke Liga Champions, tekanan untuk mempertahankan Palmer diprediksi akan semakin berat.

Recommended