Tim Nasional Indonesia memiliki catatan sejarah comeback yang mengesankan, salah satunya terjadi saat menghadapi Malaysia dalam leg kedua semifinal Piala AFF 2004. Pertandingan krusial ini masih kerap dikenang sebagai salah satu momen paling dramatis dalam sejarah sepak bola Tanah Air.
Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2004 dimulai dengan kekalahan 1-2 dari Timnas Malaysia pada leg pertama semifinal. Laga tersebut dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 28 Desember 2004. Hasil ini sempat menimbulkan kekecewaan dan pesimisme di kalangan banyak pihak terhadap peluang Garuda.
Namun, harapan kembali muncul berkat kegigihan tim asuhan Peter Withe. Mereka berhasil bangkit dan menunjukkan performa luar biasa ketika bertandang ke markas Timnas Malaysia untuk leg kedua. Pertandingan yang digelar di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada 3 Januari 2005, menjadi panggung bagi kemenangan telak Timnas Indonesia.
Tim Merah Putih sukses menundukkan Malaysia dengan skor 4-1. Kemenangan fantastis ini sekaligus mengamankan tiket bagi Timnas Indonesia untuk melaju ke babak final Piala AFF 2004, di mana mereka selanjutnya menghadapi Singapura.
Salah satu pahlawan dalam kemenangan bersejarah itu, Charis Yulianto, masih menyimpan memori kuat tentang laga comeback tersebut. Charis menjadi salah satu dari empat pencetak gol Timnas Indonesia dalam pertandingan leg kedua. Tiga gol lainnya dicetak oleh Kurniawan Dwi Yulianto, Ilham Jayakesuma, dan Boaz Solossa, sementara satu-satunya gol balasan Malaysia datang dari Khalid Jamlus.
Dikutip dari Bola, Charis Yulianto mengungkapkan perasaannya mengenai pertandingan tersebut. "Iya, kami di GBK kalah 2-1 pada saat itu dan kami seluruh pemain juga punya keinginan bisa menang di Bukit Jalil. Tentunya saya sebagai salah satu pencipta goal cukup senang banget bisa mengalahkan Malaysia di Bukit Jalil," kenang Charis.
Optimisme Juara Piala AFF 2026
Melihat performa skuad saat ini, Charis Yulianto juga menyatakan keyakinannya terhadap Timnas Indonesia untuk menjuarai Piala AFF 2026. Menurutnya, hal tersebut bisa tercapai asalkan pelatih John Herdman dapat menurunkan komposisi pemain terbaik. "Ya Piala AFF saya pikir ya kalau dengan materi pemain yang di FIFA Series ini ya saya yakin bisa juara," ujar Charis Yulianto baru-baru ini di Jakarta, seperti dilansir dari Bola.
Saat ini, Timnas Indonesia tengah menghadapi tantangan krisis striker menjelang FIFA Series 2026 di GBK. Ole Romeny menjadi pilihan utama, sementara nama-nama lain seperti Sananta dan Hokky dinilai belum mencapai level yang setara. PSSI sendiri sedang mempersiapkan upaya naturalisasi pemain, namun bantuan tersebut belum dapat segera terwujud dalam waktu dekat. Kendati demikian, Timnas Indonesia diperkirakan akan menurunkan hampir seluruh pemain terbaiknya di FIFA Series 2026, dengan hanya beberapa absen akibat sanksi atau cedera.