Persaingan papan tengah BRI Super League 2025/2026 pada Rabu (15/4/2026) kian memanas setelah Dewa United dan Bali United belum mampu menembus posisi papan atas klasemen. Hingga pekan ke-27, kedua tim dengan skuad mewah ini masih berjuang menjaga konsistensi permainan mereka.
Dilansir dari Bola, Bali United saat ini tertahan di peringkat ke-10 dengan perolehan 36 poin dari hasil sembilan kemenangan, sembilan imbang, dan sembilan kekalahan. Performa skuat asuhan Johnny Jansen dinilai tidak stabil setelah menelan kekalahan 2-3 dari Persib Bandung akhir pekan lalu.
Hasil tersebut kontras dengan pencapaian tim sebelumnya yang sempat menang besar 6-1 atas PSBS Biak, namun kalah 0-3 dari Persis Solo. Transisi kepemimpinan dari Stefano Cugurra ke Johnny Jansen serta perombakan komposisi pemain menjadi faktor yang memengaruhi performa Serdadu Tridatu.
Kedua tim menonjolkan pengaruh kuat asal Belanda baik di kursi kepelatihan maupun komposisi pemain asing. Bali United diperkuat Johnny Jansen sebagai pelatih kepala serta sejumlah pemain seperti Mike Hauptmeijer, Tim Receveur, Jordy Bruijn, Thijmen Goppel, hingga Thijmen Jens Raven.
Kondisi serupa terjadi di kubu Dewa United yang dilatih oleh Jan Olde Riekerink. Tim berjulukan Banten Warriors ini mengandalkan pemain berdarah Belanda seperti Sonny Stevens dan Nick Kuipers, serta pemain naturalisasi Ivar Jenner dan Stefano Lilipaly.
Dewa United yang saat ini menduduki posisi kedelapan dengan 40 poin mulai menunjukkan tren positif melalui dua kemenangan dan satu hasil imbang dalam tiga laga terakhir. Musim ini konsentrasi tim terbagi lantaran harus berkompetisi di ajang domestik dan AFC Challenge League.
Langkah Dewa United di level Asia terhenti pada babak perempat final AFC Challenge League setelah kalah agregat dari wakil Filipina, Manila Digger. Kini seluruh tim memiliki sisa delapan pertandingan krusial untuk menentukan posisi akhir di klasemen BRI Super League musim ini.