Dewa United vs PSIM Yogyakarta: Adu Strategi Pelatih Belanda

Dewa United akan menghadapi PSIM Yogyakarta dalam laga BRI Super League 2025/2026 yang mempertemukan dua pelatih asal Belanda.

Pertemuan antara Dewa United dan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 diprediksi akan menjadi sorotan. Laga yang akan berlangsung di Banten International Stadium, Serang, pada Jumat (3/4/2026) malam WIB ini tidak hanya penting untuk klasemen. Pertandingan ini juga menarik karena mempertemukan dua pelatih asal Belanda yang akan adu taktik di lapangan.

Menariknya, kedua juru taktik tersebut saling melontarkan pujian dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan. Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, mengakui telah lama mengenal rekannya. Ia menilai pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, sebagai sosok yang sangat berpengalaman.

"Ya, saya sudah mengenal Jan cukup lama karena dia sedikit lebih tua dari saya dan sangat berpengalaman. Dia sudah mengelola banyak tim dan asosiasi sepak bola," ujar Van Gastel, seperti dilansir dari Bola. Mantan asisten pelatih Besiktas itu menambahkan bahwa sebagai sesama orang Belanda, mereka memiliki ide bermain yang serupa.

Van Gastel juga berpendapat bahwa posisi Dewa United di klasemen sementara tidak mencerminkan kekuatan sebenarnya dari tim tersebut. Menurutnya, dengan kualitas skuad dan permainan yang mereka tunjukkan, tim asuhan Riekerink seharusnya berada di posisi yang lebih baik.

Saat ini, PSIM menempati peringkat kedelapan klasemen dengan 38 poin. Mereka hanya unggul tipis dari Dewa United yang berada di posisi kesembilan dengan raihan 34 angka. "Saya rasa posisi mereka di klasemen saat ini terlalu rendah jika melihat kemampuan bermain, talenta, dan kekuatan mereka," kata Van Gastel.

Ia menyayangkan kekalahan Dewa United dari Manila di kompetisi AFC, yang menurutnya merugikan tidak hanya bagi Dewa United tetapi juga bagi sepak bola Indonesia. Meskipun demikian, Van Gastel mengaku sangat antusias menyambut duel ini. Baginya, pertemuan antara dua pelatih Belanda ini akan menjadi laga yang menarik, serupa dengan pertemuan mereka di Jogja sebelumnya.

Riekerink Puji Organisasi Permainan PSIM

Di sisi lain, Jan Olde Riekerink juga menyampaikan apresiasi kepada Jean-Paul van Gastel. Meskipun belum mengenal Van Gastel secara pribadi dalam kapasitas kepelatihan, Riekerink melihatnya sebagai figur positif yang berhasil menjalani debutnya di Liga Indonesia dengan baik.

"Saya tidak mengenalnya secara pribadi sebagai pelatih karena saya tidak bisa melihat sesi latihan atau persiapan, namun saya rasa dia orang yang sangat baik. Itu sudah menjadi awal yang sangat bagus bagi seorang pelatih sepak bola dan menurut saya dia berhasil melewati tahun ini dengan sangat baik," puji Riekerink.

Lebih lanjut, Riekerink juga menyoroti organisasi permainan PSIM yang dinilainya rapi dan fleksibel. Ia mengamati bahwa Laskar Mataram menunjukkan konsistensi dalam pertandingan tandang maupun kandang. "Tidak ada perbedaan besar antara pertandingan tandang atau kandang bagi mereka," kata Riekerink. Ia menambahkan bahwa PSIM mampu memainkan sepak bola yang lebih reaktif di laga tandang. "Saya pikir mereka sangat terorganisir dan sangat mobile. Jadi jika Anda melihat itu sebagai cerminan dari pelatihnya, saya rasa dia melakukan pekerjaan yang baik."

Recommended