Dewa United Banten FC bersiap menjamu Semen Padang FC dalam lanjutan pekan ke-31 Super League di Banten International Stadium, Serang, pada Minggu (3/5/2026). Pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi tuan rumah untuk menembus posisi empat besar klasemen sementara.
Kemenangan tipis 1-0 atas Persijap pada Rabu (29/4/2026) menjadi modal penting bagi tim asuhan Jan Olde Riekerink tersebut. Dilansir dari Bola, tambahan tiga poin tersebut kini menempatkan Dewa United dengan koleksi 47 poin, hanya terpaut dua angka dari Malut United yang menduduki peringkat keempat.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menegaskan bahwa timnya akan melakukan rotasi pemain guna menjaga kebugaran di tengah jadwal kompetisi yang padat. Ricky Kambuaya dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning, namun lini pertahanan mendapatkan amunisi tambahan dengan kembalinya Damian.
"Target kami adalah posisi 4 besar karena Malut United punya 49 poin, jadi beda dua poin," ujar Jan Olde Riekerink, Pelatih Dewa United. Menurutnya, meski secara matematis peluang juara sangat kecil karena Persib telah memimpin dengan 69 poin, menempati peringkat setinggi mungkin adalah tugas moral bagi tim.
Di sisi lain, Semen Padang FC datang dengan beban berat karena berada di zona bawah klasemen. Tim berjuluk Kabau Sirah tersebut membutuhkan kemenangan untuk menghindari ancaman degradasi ke kompetisi kasta kedua atau Championship musim depan.
Posisi Semen Padang saat ini sangat kritis dan bergantung pada hasil pertandingan lain. Jika menelan kekalahan dari Dewa United dan pada saat yang sama Madura United berhasil mengalahkan Bali United, maka kepastian turun kasta bagi Semen Padang tidak dapat terelakkan lagi.
Riekerink mewaspadai motivasi tinggi tim lawan dan memprediksi pertandingan tidak akan berjalan mudah bagi anak asuhnya. Fokus utama Dewa United adalah meraih poin penuh demi memangkas selisih poin dengan peringkat di atasnya sebelum kompetisi musim 2025/2026 berakhir.