Massimo Rivola Instruksikan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi Jaga Sportivitas

CEO Aprilia Massimo Rivola mewajibkan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi menjaga hubungan profesional saat bersaing memperebutkan gelar MotoGP 2026.

CEO Aprilia Massimo Rivola menginstruksikan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi untuk menjaga hubungan tetap sehat dan profesional guna menghadapi persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 setelah berakhirnya balapan di Le Mans pada Minggu (10/5/2026). Rivola menegaskan bahwa sikap saling menghormati menjadi aturan dasar utama yang wajib dipatuhi oleh kedua pembalap tim pabrikan tersebut.

Persaingan internal di kubu Aprilia semakin intensif setelah Jorge Martin memenangi MotoGP Prancis, yang membuatnya kini memimpin klasemen dengan selisih hanya satu poin di atas Bezzecchi. Sebagaimana dilansir dari Bola, konsistensi performa motor Aprilia yang berhasil meraih posisi finis satu, dua, dan tiga di Le Mans mulai mengarahkan perebutan gelar menjadi duel antara rekan setim.

"Aturannya sederhana, mereka harus saling menghormati. Kalau mereka melakukan itu, tidak akan ada masalah. Siapa yang paling beruntung nanti akan menang," ujar Massimo Rivola, CEO Aprilia. Ia menambahkan bahwa dirinya tidak segan untuk turun tangan jika tensi di lintasan mulai mengabaikan sportivitas di antara keduanya.

Rivola menilai kedua pembalapnya memiliki profesionalisme tinggi karena sebelumnya sudah pernah terlibat persaingan sengit saat masih berkompetisi di kelas yang lebih rendah. Meskipun Aprilia tampil dominan di Prancis, manajemen tim tetap berusaha meredam ekspektasi berlebih mengingat perjalanan musim balap 2026 masih sangat panjang.

Berdasarkan data hasil balapan, Rivola mencatat bahwa selisih waktu dengan pembalap lain seperti Pedro Acosta dan Fabio Di Giannantonio masih cukup rapat. Hal ini menjadi alasan bagi Aprilia untuk tetap waspada meski saat ini pabrikan asal Italia tersebut dinilai telah menjadi acuan teknis utama di kompetisi kasta tertinggi motor balap dunia.

Selain fokus pada persaingan gelar, Rivola juga memberikan apresiasi khusus terhadap performa Ai Ogura yang dinilai piawai dalam manajemen ban saat balapan tersisa sepuluh putaran. Kehadiran pembalap-pembalap berkualitas di timnya membuat Rivola optimis Aprilia dapat mempertahankan keunggulan teknis mereka hingga akhir musim nanti.

Recommended