Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan terhadap rupiah hingga menyentuh level Rp 17.300-an pada perdagangan Kamis pagi, 30 April 2026. Pergerakan mata uang Paman Sam tersebut menunjukkan tren kenaikan dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.
Berdasarkan data Bloomberg yang dilansir dari Detik Finance, posisi dolar AS terpantau berada pada level Rp 17.368. Angka tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 42 poin atau setara dengan 0,24 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan terhadap rupiah ini terjadi di tengah kondisi dolar AS yang justru cenderung melemah terhadap mayoritas mata uang utama dunia lainnya. Tercatat, mata uang Amerika Serikat ini mengalami penurunan nilai terhadap yen Jepang, dolar Australia, dolar Singapura, yuan China, hingga pound sterling.
Secara lebih mendalam, dolar AS tercatat melemah 0,08 persen terhadap yen Jepang dan 0,13 persen terhadap dolar Australia. Selain itu, penurunan juga terjadi pada dolar Singapura sebesar 0,05 persen dan yuan China sebesar 0,01 persen.
Mata uang pound sterling turut menekan dolar AS dengan kenaikan tipis sebesar 0,04 persen. Kendati demikian, dolar AS masih menunjukkan kekuatannya terhadap mata uang Benua Biru dengan menguat 0,02 persen terhadap euro pada waktu yang sama.