Dro Fernandez Hengkang ke PSG Picu Perdebatan di Barcelona

Kepindahan gelandang muda La Masia, Dro Fernandez, ke Paris Saint-Germain dari Barcelona memicu perdebatan internal klub.

Barcelona kembali kehilangan pemain muda berbakatnya. Dro Fernandez, gelandang belia jebolan La Masia, kini resmi berseragam Paris Saint-Germain (PSG) pada bursa transfer musim dingin ini.

PSG merekrut pemain berusia 18 tahun itu dengan nilai transfer 8,2 juta euro, melampaui klausul rilisnya yang sebesar 6 juta euro. Langkah ini ditengarai sebagai upaya menjaga hubungan baik antara kedua klub.

Keputusan Fernandez meninggalkan Barcelona menjadi sorotan. Pasalnya, pemain asal Spanyol tersebut sebelumnya diharapkan menandatangani kontrak baru dan menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang klub.

Namun, Fernandez memilih jalan lain. Ia kini telah menandatangani kontrak jangka panjang dengan PSG hingga 2030, sebuah keputusan yang memicu perdebatan di internal Barcelona.

Dro Fernandez, yang memiliki darah Filipina, bergabung dengan akademi La Masia pada tahun 2022 dan dengan cepat menunjukkan perkembangan signifikan. Ia telah mencatatkan lima penampilan bersama tim utama Barcelona sejak debutnya pada bulan September.

Penampilannya di Liga Champions, saat menghadapi Olympiacos, semakin memperkuat keyakinan bahwa Fernandez adalah aset masa depan Barcelona.

Ekspektasi tersebut kini sirna. Fernandez memilih untuk bergabung dengan PSG, meskipun Barcelona berharap ia akan berkomitmen jangka panjang di Camp Nou.

Dalam pernyataan resminya, Fernandez menyatakan bahwa kepindahannya ke PSG adalah "kebanggaan besar" dalam kariernya. Ia juga menyebut PSG sebagai klub besar yang telah ia ikuti sejak kecil dan tempat para legenda mencatatkan sejarah.

Ucapan Perpisahan Emosional dan Sindiran Terbuka dari Flick

Melalui unggahan di Instagram, Fernandez menyampaikan salam perpisahan yang emosional kepada Barcelona.

"Setelah hampir empat musim yang tak terlupakan, hari ini saya harus membuat salah satu keputusan tersulit dalam hidup saya, mengucapkan selamat tinggal kepada klub yang menjadi rumah saya dalam beberapa tahun terakhir," tulisnya.

Sebelumnya, pelatih Barcelona, Hansi Flick, sempat memberikan pernyataan keras terkait masa depan Fernandez. Flick menegaskan bahwa pemain muda harus benar-benar hidup untuk klub jika ingin bertahan di Barcelona.

"Kami memberi mereka kesempatan berlatih, berkembang setiap hari bersama pemain terbaik dunia. Kami memberi dukungan, kepercayaan, dan keyakinan," ujar Flick.

"Jika Anda ingin bermain untuk Barcelona, lakukan itu seratus persen dengan sepenuh hati. Warna ini harus Anda jalani. Selain itu, saya tidak menginginkannya," lanjut pelatih asal Jerman tersebut.

Flick mengakui bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemain. Menurutnya, di usia 18 tahun, Fernandez sudah cukup dewasa untuk menentukan arah kariernya sendiri, meskipun pilihan itu tidak selalu sejalan dengan keinginan klub.

Recommended