Kondisi internal pabrikan Ducati dikabarkan sedang kurang ideal menjelang seri MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez-Angel Nieto yang dijadwalkan berlangsung pada 24-26 April 2026. Seperti dikutip dari Bola, tim asal Bologna yang mendominasi kompetisi dalam beberapa musim terakhir ini justru sedang dibayangi oleh rekor buruk masa lalu.
Catatan sejarah menunjukkan bahwa duet Marc Marquez dan Pecco Bagnaia belum berhasil menembus posisi podium pada balapan utama hari Minggu. Situasi tanpa podium ini bahkan sudah terjadi sejak gelaran MotoGP GP Jepang pada musim lalu.
Absennya pembalap tim pabrikan Ducati di podium dalam delapan balapan terakhir menjadi masa penantian terpanjang mereka. Periode minor ini menyamai masa kelam yang pernah dialami Ducati pada rentang waktu antara seri Aragon 2012 hingga Qatar 2014.
Fokus utama kini mengarah kepada Marc Marquez yang belum mampu menyumbang trofi kemenangan pada balapan utama hari Minggu di musim ini. Sang juara dunia bertahan tersebut baru mencatatkan kemenangan pada sesi Sprint Race MotoGP Brasil.
Pembalap asal Spanyol ini memiliki waktu jeda selama tiga pekan untuk memulihkan kondisi fisiknya, terutama pada bagian bahu. Langkah pemulihan ini dilakukan setelah ia mengalami kecelakaan di Jerez tahun lalu serta insiden di COTA beberapa pekan kemarin.
Secara keseluruhan, Ducati tercatat belum memenangi lima balapan utama hari Minggu akibat performa impresif Aprilia Racing dan Marco Bezzecchi. Bagi Marc Marquez sendiri, situasi tanpa kemenangan dalam enam seri balapan hari Minggu berturut-turut merupakan hal yang jarang terjadi sejak periode Aragon 2020 hingga Portugal 2021.
Potensi Titik Balik di Sirkuit Jerez
Tantangan berat bagi tim pabrikan Ducati tidak hanya datang dari tim kompetitor seperti Aprilia Racing bersama Marco Bezzecchi. Ancaman nyata kini justru hadir dari para pembalap yang membela tim satelit mereka sendiri.
Alex Marquez yang memperkuat Gresini Racing memiliki motivasi tinggi untuk mengulang pencapaian manisnya sebagai pemenang MotoGP Spanyol 2025 di Jerez. Sementara itu, Fabio Di Giannantonio dari VR46 saat ini menjadi penunggang Ducati dengan posisi klasemen terbaik setelah mengamankan dua pole position secara beruntun.
Pecco Bagnaia selaku penguasa Sirkuit Jerez pada musim 2022 hingga 2024 juga tengah berjuang menemukan kembali performa terbaiknya yang sempat hilang pada awal musim 2026. Momentum kembalinya MotoGP ke daratan Eropa diprediksi akan menjadi titik balik kejuaraan, terlebih Jorge Martin dipastikan mengincar kemenangan di kandang sendiri.