Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, menyuarakan kekecewaannya terkait penalti yang dijatuhkan kepada Marc Marquez dalam Sprint Race MotoGP Thailand 2026. Insiden tersebut membuat Marquez kehilangan potensi kemenangan di Sirkuit Buriram, Sabtu (28/02/2026), yang kemudian diserahkan kepada Pedro Acosta.
Seperti dilansir dari Bola, Tardozzi menilai keputusan tersebut tidak adil. Ia berargumen bahwa tidak ada kontak fisik antara Marquez dan Acosta saat manuver krusial terjadi, dan Marquez juga tidak keluar lintasan.
Balapan Sprint MotoGP Thailand yang berlangsung 13 lap di Sirkuit Buriram berjalan sangat intens. Pole sitter Marco Bezzecchi dari Aprilia terjatuh pada lap kedua saat memimpin, membuka kesempatan bagi Pedro Acosta untuk mengejar kemenangan perdananya.
Duel sengit kemudian terjadi antara Marc Marquez dan Pedro Acosta. Puncak persaingan mereka terlihat jelas di tikungan-tikungan terakhir Sirkuit Buriram, yang dikenal memiliki karakteristik sulit.
Momen penentuan berlangsung pada dua lap terakhir saat Pedro Acosta memimpin. Marc Marquez melakukan manuver agresif yang menyebabkan pembalap KTM itu melebar hingga keluar lintasan.
Setelah insiden tersebut, Steward FIM memutuskan untuk menjatuhkan penalti turun satu posisi kepada Marc Marquez. Keputusan ini secara otomatis memberikan kemenangan kepada Pedro Acosta.
Davide Tardozzi tidak menyembunyikan kekesalannya usai Sprint Race. "Kami sudah melihat banyak overtake seperti itu. Marc tidak menyentuh Pedro. Dia juga tidak keluar lintasan. Jadi menurut saya itu tidak adil,” tegas Tardozzi.
Insiden ini sempat memicu spekulasi mengenai kemungkinan rivalitas sengit antara Marquez dan Acosta, mengingat keduanya diproyeksikan akan menjadi rekan setim di musim 2027. Namun, Tardozzi berusaha meredakan isu tersebut.
“Mereka pembalap cerdas yang ingin menang. Marc dan Pedro tahu persis bagaimana situasi seperti ini. Saya rasa itu tidak akan menjadi masalah. Saya yakin Pedro dalam posisi sebaliknya akan melakukan hal yang sama," tambahnya.
Respons Tenang Marc Marquez
Di sisi lain, Marc Marquez memilih untuk tidak memperpanjang perdebatan mengenai penalti yang diterimanya. "Menurut saya, race direction yang memutuskan. Jadi saya hanya mengikuti aturan,” ujarnya singkat.