Emil Audero Optimistis Selamatkan Cremonese dari Degradasi Serie A

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, tetap percaya diri bisa membawa Cremonese bertahan di Serie A meskipun timnya kalah 1-2 dari Bologna dan terancam degradasi.

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menyatakan optimismenya untuk membawa Cremonese keluar dari zona degradasi Serie A, meskipun timnya baru saja menelan kekalahan 1-2 dari Bologna pada pekan ke-31, Minggu (5/4/2026) malam WIB. Hasil minor tersebut membuat posisi I Grigiorossi semakin sulit di klasemen bawah.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Giovanni Zini, Cremonese sempat dikejutkan oleh gol cepat tim tamu pada menit ketiga, yang dicetak oleh João Mário setelah memanfaatkan umpan dari Juan Miranda. Hanya berselang 13 menit, gawang Audero kembali bobol oleh gol Jonathan Rowe, juga berkat assist Miranda. Cremonese hanya mampu membalas satu gol di akhir laga lewat penalti Federico Bonazzoli.

Kekalahan ini menempatkan Cremonese di posisi ke-18, tiga dari bawah, dengan koleksi 27 poin. Mereka tertinggal tiga angka dari Cagliari yang berada di batas aman untuk bertahan di Serie A, seperti dilansir dari Bola.

Lawan berikutnya yang harus dihadapi Cremonese adalah Cagliari pada pekan ke-32 Serie A, Sabtu (11/4/2026). Pertandingan ini akan menjadi duel krusial bagi kedua tim yang sama-sama berjuang menghindari degradasi.

Cagliari saat ini menempati posisi yang sedikit lebih baik, berada di atas Cremonese dengan keunggulan tiga poin. Namun, Cagliari juga sedang dalam tren negatif, setelah menelan kekalahan identik 1-2 dari Sassuolo pada pekan ke-31.

Pada pertemuan pertama musim ini, kedua tim bermain imbang 2-2 di Stadion Giovanni Zini pada 9 Januari 2026. Saat itu, Cremonese sempat unggul melalui gol Dennis Johnsen dan Jamie Vardy, namun Cagliari bangkit di babak kedua dengan gol dari Michel Ndary Adopo dan Yael Trephy. Kedua tim kini diwajibkan memanfaatkan tujuh pertandingan tersisa untuk memastikan tetap bertahan di kasta tertinggi atau harus turun kasta.

Keyakinan Emil Audero

Meskipun kondisi tim sedang tertekan, Emil Audero tetap menunjukkan keyakinan penuh terhadap kemampuan timnya untuk bangkit. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus dan mentalitas positif.

“Melawan Cagliari nanti adalah pertandingan penting, klasemen sangat ketat. Bagaimanapun, masih ada tujuh pertandingan tersisa, kita harus tetap fokus dan selalu tampil dengan kepala tegak, seperti yang kita lakukan hari ini meskipun menghadapi kesulitan,” jelas Emil Audero.

Kiper berusia 28 tahun itu juga menambahkan bahwa pelatih senantiasa mengingatkan para pemain untuk segera melupakan setiap hasil pertandingan yang kurang memuaskan. “Pelatih fokus pada tujuan, dia memberi tahu kami sejak awal bahwa kami harus segera melupakan setiap pertandingan, karena tidak ada gunanya menyesali atau memikirkan apa yang seharusnya bisa kami lakukan lebih baik,” tegas Audero.

Respons Terhadap Cemoohan Penonton

Emil Audero mengaku memahami kekecewaan para penggemar Cremonese, terutama setelah tim dicemooh saat jeda babak pertama melawan Bologna. Para tifosi tentu tidak ingin melihat tim kesayangan mereka kembali ke Serie B setelah baru satu musim kembali berkompetisi di kasta tertinggi.

“Itu tidak menyenangkan, saya sepenuhnya memahami para penggemar. Saya tahu bahwa jika kami bermain imbang, mereka akan memberi kami dorongan semangat menjelang pertandingan melawan Cagliari,” kata mantan kiper Juventus itu. Audero berharap energi positif bisa terus dibangun, terutama menjelang laga-laga krusial berikutnya.

Di ruang ganti, tim berupaya melupakan hasil babak pertama dan membuat beberapa perubahan taktis sesuai arahan pelatih. “Ini adalah momen yang sensitif, sangat penting untuk membawa energi positif sebanyak mungkin. Kami juga baru saja melewati periode di mana tidak semuanya berjalan sesuai keinginan kami, terutama dalam menangani situasi seperti akhir pertandingan hari ini, di mana waktu pemulihan bisa lebih lama,” pungkas Audero.

Recommended