Esports Nations Cup 2026 Hadirkan 16 Game, Indonesia Siap Bersaing

Esports Nations Cup (ENC) 2026 akan mempertandingkan 16 game populer, termasuk Mobile Legends dan Valorant. Indonesia siapkan strategi khusus hadapi lebih dari 100 negara.

Esports Nations Cup (ENC) 2026, ajang kompetisi global yang mempertemukan lebih dari 100 negara, akan menyajikan 16 judul game populer, termasuk Mobile Legends: Bang Bang dan Valorant. Turnamen prestisius ini dijadwalkan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, mulai 2 hingga 29 November 2026. Indonesia telah memastikan partisipasinya dan menyiapkan strategi khusus untuk meraih gelar juara.

Manajer Tim Nasional Indonesia untuk ENC 2026, Glorya Famiela Ralahalo, seperti dilansir dari Detik iNET, menjelaskan bahwa strategi utama tim akan berpusat pada dua pilar. Pilar pertama adalah seleksi ketat untuk memperoleh atlet dan pelatih terbaik. Pilar kedua melibatkan implementasi program pemusatan latihan nasional (pelatnas) oleh Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI).

Glorya menegaskan bahwa program pelatnas yang akan diselenggarakan akan berbasis pada sains olahraga. "Pilar kedua dari strategi kami adalah membangun program bootcamp atau pelatnas berbasis sport science, yang nanti akan dikelola secara profesional, modern, dan berkelanjutan," jelas Glorya dalam sebuah sesi diskusi strategi timnas menjelang ENC 2026, Kamis (9/4/2026).

Pendekatan pelatnas tidak hanya berfokus pada aspek teknis dan taktis permainan, tetapi juga mencakup kebugaran fisik, proses pemulihan, kesehatan mental, evaluasi nutrisi, hingga pendampingan oleh psikolog olahraga. Tujuannya adalah menyatukan pemain bintang dari berbagai klub agar memiliki satu semangat untuk membela Merah Putih.

"Fokus utama kita itu adalah menyatukan pemain bintang dari berbagai macam klub untuk memiliki satu kemistri, satu semangat untuk membela merah putih," tambah Glorya.

Proses Seleksi Pemain dan Kriteria

Terkait proses seleksi pemain, Glorya mengungkapkan bahwa pihaknya akan mematuhi semua syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh ENC. Sebagai manajer, ia menyerahkan sepenuhnya tahapan pemilihan pemain kepada para pelatih di setiap divisi game.

"Jadi kalau aku selaku MTN, akan memilih pelatih yang potensial. Lalu kemudian para pelatih tersebut yang akan memilih komposisi atlet dari setiap nomor game yang dipertandingkan," ungkapnya, seperti dikutip dari Medcom. Indonesia berencana mengirimkan perwakilan di hampir semua game yang dipertandingkan, dengan harapan bisa bersaing dari babak kualifikasi hingga main event.

Kriteria pemilihan pemain tidak hanya terbatas pada performa semata. Glorya menyebutkan bahwa aspek teknis, taktis, rekam jejak, prestasi, jam terbang, dan mentalitas juara juga menjadi pertimbangan penting dalam seleksi.

Daftar Game dan Pendanaan Turnamen

ENC 2026 akan menghadirkan 16 game populer dunia. Selain Mobile Legends dan Valorant, daftar game yang dipertandingkan meliputi Apex Legends, Catur (Chess), Counter-Strike 2, Dota 2, EA Sports FC, FATAL FURY: City of Wolves, Honor of Kings, League of Legends, PUBG: Battlegrounds, PUBG Mobile, Rainbow Six Siege, Rocket League, Street Fighter 6, dan Trackmania.

Turnamen ini didukung pendanaan besar dengan total hadiah mencapai USD45 juta, termasuk USD20 juta yang akan dibagikan langsung kepada para pemain. Juara pertama akan menerima USD50.000 untuk tiap pemain, diikuti USD30.000 untuk peringkat kedua, dan USD15.000 untuk peringkat ketiga. Distribusi hadiah ini dirancang agar tetap transparan sepanjang kompetisi.

Kompetisi yang diinisiasi oleh Esports Foundation ini akan menjadi panggung bagi para pemain terbaik dunia yang lolos melalui rangkaian kualifikasi sepanjang tahun 2026. Chief Games Officer Esports Foundation, Fabian Scheuermann, menegaskan bahwa pemilihan game tidak hanya didasarkan pada popularitas, tetapi juga keberagaman komunitas.

Recommended