Fabregas Akui Perilaku Tidak Sportif Saat Milan vs Como

Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengakui tindakan tidak sportif dalam laga kontra AC Milan yang berakhir imbang 1-1.

Kontroversi mewarnai pertandingan antara AC Milan dan Como yang berakhir dengan skor imbang 1-1. Laga tunda Serie A 2025/2026 pekan ke-24 ini diwarnai pengakuan dari pelatih Como, Cesc Fabregas, atas tindakan tidak sportif yang dilakukannya terhadap pemain AC Milan, Alexis Saelemaekers.

Insiden terjadi pada menit ke-80 ketika Saelemaekers berduel dengan pemain Como di dekat garis lapangan. Fabregas, yang berada di area teknis, melakukan sentuhan dari belakang yang memicu reaksi emosional dari Saelemaekers. Ketegangan ini sempat memanas dan nyaris dimanfaatkan Como untuk menciptakan peluang berbahaya.

Akibat keributan di pinggir lapangan, pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, dan manajer tim Como, Davide Cattaneo, mendapatkan kartu merah.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Fabregas mengakui tindakannya tersebut dan menyebutnya sebagai perilaku tidak sportif. Pengakuan ini memicu desakan agar Lega Serie A menggunakan bukti video untuk menjatuhkan sanksi.

Namun, Pasal 61 sistem peradilan olahraga menyatakan bahwa bukti video hanya dapat digunakan dalam kasus perilaku kekerasan, perilaku tidak sportif yang serius, atau ungkapan menghujat.

Perilaku tidak sportif yang serius didefinisikan sebagai simulasi untuk mendapatkan penalti, mencetak gol dengan tangan secara sukarela, atau menggagalkan gol dengan handball yang disengaja. Dalam kasus ini, Saelemaekers hanya ditepuk punggungnya, sehingga Fabregas tidak akan dihukum.

Situasi ini terbilang unik karena melibatkan seorang pelatih yang ikut campur dalam permainan dari luar lapangan.

Recommended