Flick Bicara Soal Perseteruan Xavi dan Laporta di Barcelona

Hansi Flick akhirnya buka suara terkait perseteruan antara Xavi Hernandez dan Joan Laporta menjelang pemilihan presiden Barcelona.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan tanggapannya mengenai perselisihan antara mantan pelatih klub, Xavi Hernandez, dan presiden Barcelona, Joan Laporta, yang terjadi menjelang pemilihan presiden klub.

Ketika ditanya mengenai kritik Xavi terhadap Laporta menjelang pemilihan presiden klub, Flick enggan memberikan penilaian. Menurutnya, hal tersebut adalah sesuatu yang harus dikatakan oleh Xavi sendiri.

Flick juga menyinggung hubungannya dengan direktur olahraga Barcelona, Deco, yang masa depannya di klub juga menjadi sorotan. Ia menyatakan bahwa sejak hari pertama bekerja, dirinya merasa nyaman bekerja sama dengan Deco dan Bojan Krkic.

Flick menambahkan bahwa mereka tidak hanya menganalisis tim utama, tetapi juga pemain dari La Masia dan tim cadangan. Diskusi tentang pemain seperti Marc Casado, Marc Bernal, dan Gerard Martin juga telah dilakukan, dan mereka memiliki ide yang sama untuk membangun tim masa depan.

Saat ini, Flick fokus mempersiapkan Barcelona untuk menghadapi Newcastle pada babak 16 besar Liga Champions. Klub Catalan berharap dapat melanjutkan catatan positif mereka saat menghadapi klub Inggris di fase tersebut.

Sebelumnya, Xavi melontarkan kritik tajam kepada Laporta dalam sebuah wawancara. Xavi menuduh Laporta berbohong tentang rencana klub untuk memulangkan Lionel Messi pada tahun 2023.

"Presiden berbohong tentang apa yang terjadi dengan Messi. Leo sebenarnya sudah hampir bergabung. Pada Januari 2023 saya menghubunginya setelah dia memenangkan Piala Dunia dan dia mengatakan sangat bersemangat untuk kembali. Kami berbicara sampai Maret dan saya mengatakan kepadanya: ‘Jika kamu memberi saya lampu hijau, saya akan memberi tahu presiden.’" kata Xavi.

Xavi mengklaim bahwa proses tersebut sebenarnya sudah mendapatkan izin dari La Liga, namun Laporta membatalkan rencana tersebut.

"Kami sudah mendapatkan lampu hijau dari La Liga, tetapi Laporta menghentikan semuanya. Dia mengatakan kepada saya secara langsung bahwa jika Messi kembali, dia akan berperang melawannya dan tidak bisa mengizinkannya," ujar Xavi.

Soal Lionel Messi

Xavi mengungkapkan bahwa dirinya sempat mencoba menghubungi Messi kembali untuk membahas situasi tersebut, namun tidak mendapatkan respons. Ia kemudian berbicara dengan ayah Messi, Jorge Messi, yang mengatakan untuk berbicara dengan presiden.

"Saya mencoba berbicara dengan Leo dan dia tidak menjawab telepon. Saya kemudian berbicara dengan ayahnya, Jorge Messi, dan mengatakan bahwa saya tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Dia hanya menjawab, ‘Bicaralah dengan presiden’. Semuanya sebenarnya sudah siap, itu akan menjadi ‘tarian terakhirnya’, seperti Michael Jordan," ungkap Xavi.

Xavi bahkan menegaskan bahwa dirinya tidak akan kembali ke Barcelona di masa depan. "Saya tidak akan pernah kembali ke Barcelona. Saya sudah menyelesaikan peran saya sebagai pemain dan pelatih. Sekarang saya hanya ingin mengatakan kebenaran. Messi tidak kembali ke Barcelona karena Laporta tidak menginginkannya."

Recommended