Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk tetap menukangi klub tersebut dan menolak tawaran dari tim besar Serie A lainnya pada Selasa (14/4/2026). Mantan bintang timnas Spanyol itu menyatakan kecintaannya terhadap proyek pembangunan klub yang sedang ia jalankan saat ini.
Sebagaimana dilansir dari Bola, Fabregas membawa Como tampil impresif dalam musim debutnya di kasta tertinggi Liga Italia dengan menembus papan atas klasemen. Performa tersebut membuka peluang bagi tim berjuluk I Lariani itu untuk lolos ke Liga Champions serta mencapai babak semifinal Coppa Italia.
Kesuksesan ini sempat membuat nama Fabregas masuk dalam radar pencarian pelatih sejumlah klub raksasa Italia, termasuk Inter Milan dan AS Roma. Namun, manajemen Como langsung menutup peluang tersebut dengan menegaskan status kontrak sang pelatih yang masih berjalan.
"Memang benar saya sempat dihubungi tahun lalu, tetapi saya memutuskan untuk bertahan karena saya mencintai klub ini," kata Cesc Fabregas, Pelatih Como. Ia menambahkan bahwa ambisinya bukan sekadar hasil akhir, melainkan proses perkembangan tim yang berkelanjutan.
Fabregas menjelaskan bahwa keputusannya didasari oleh gairah profesional untuk menciptakan sesuatu yang baru di dunia kepelatihan. Ia merasa memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan kota dan seluruh elemen pendukung klub Como.
Atas pencapaian luar biasanya musim ini, Fabregas juga dianugerahi penghargaan bergengsi Trofeo Bearzot sebagai pelatih terbaik di Italia. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan strateginya yang berhasil mengangkat performa Como di kancah domestik.
Penerimaan trofi tersebut dianggap Fabregas sebagai pencapaian kolektif bagi seluruh organisasi klub. Ia mendedikasikan apresiasi itu kepada pemilik klub, jajaran staf, pemain, serta seluruh masyarakat kota Como yang telah mendukung kinerjanya selama ini.