Cesc Fabregas Hadapi Antonio Conte pada Laga Como Melawan Napoli

Pelatih Como Cesc Fabregas akan bertemu mantan mentornya Antonio Conte dalam laga krusial Serie A di Stadio Sinigaglia pada Sabtu 2 Mei 2026.

Pelatih Como 1907 Cesc Fabregas dijadwalkan bertemu kembali dengan mantan mentornya Antonio Conte yang kini melatih Napoli dalam laga pekan ke-35 Serie A di Stadio Sinigaglia pada Sabtu, 2 Mei 2026. Pertandingan ini menjadi momen emosional bagi Fabregas yang pernah menjadi anak asuh Conte di Chelsea.

Dilansir dari Bola, Fabregas mengungkapkan pengalaman pribadinya bekerja di bawah arahan Conte saat masih berseragam Chelsea di Stamford Bridge. Ia menyebut juru taktik asal Italia tersebut sebagai pelatih yang paling menuntut kemampuan fisik sepanjang karier profesionalnya sebagai pemain sepak bola.

Metode latihan Conte dikenal sangat berat karena menuntut intensitas tinggi, kecepatan tanpa henti, dan kedisiplinan berlari secara konstan. Fabregas mengeklaim bahwa tidak ada pelatih lain yang membuatnya merasa menderita secara fisik lebih dari apa yang diterapkan oleh Conte.

"Saya belajar banyak dari Antonio. Dia membuat saya menderita luar biasa dari sisi fisik. Dia selalu menuntut kecepatan tinggi, intensitas tanpa henti, dan berlari dalam kecepatan penuh. Jujur saja, tidak ada pelatih yang membuat saya menderita lebih dari dia," ujar Cesc Fabregas, Pelatih Como.

Meski mengakui kekejaman metode latihan fisik tersebut, Fabregas menegaskan bahwa dirinya tidak menyimpan dendam terhadap sang mentor. Ia justru menilai pendekatan keras tersebut menjadi faktor utama peningkatan kondisi fisiknya yang signifikan selama berkarier di Liga Inggris.

Fabregas menceritakan bahwa setelah beradaptasi selama empat hingga lima bulan, ia mulai merasakan dampak positif pada Desember. Mantan gelandang timnas Spanyol itu merasa performanya melonjak drastis setelah mampu menyesuaikan diri dengan mentalitas dan sistem kerja yang diterapkan Conte.

Selama periode kepemimpinan Conte di Chelsea pada 2016 hingga 2018, Fabregas tercatat tampil sebanyak 86 kali di berbagai kompetisi. Dalam kurun waktu tersebut, ia berhasil memberikan kontribusi nyata melalui torehan 10 gol dan 22 assist bagi klub London Utara itu.

Saat ini, Fabregas berupaya menerapkan prinsip intensitas dan kedisiplinan serupa kepada skuat Como, meski dengan pendekatan taktis yang sedikit berbeda. Upaya tersebut mulai membuahkan hasil dengan posisi Como yang saat ini bersaing ketat di papan atas klasemen Serie A untuk memperebutkan tiket kualifikasi kompetisi Eropa.

Recommended