Bek Persib Bandung, Federico Barba, memperingatkan rekan setimnya untuk menjaga konsistensi pada tujuh pertandingan sisa musim 2025/2026 setelah meraih kemenangan krusial pada Minggu (12/4/2026). Peringatan ini bertujuan agar klub berjuluk Maung Bandung tersebut tidak kehilangan momentum dalam perebutan gelar juara.
Hingga pekan ke-27, posisi Persib di puncak klasemen masih belum tergoyahkan dengan perolehan 64 poin. Berdasarkan laporan dari Bola, tim asuhan Bojan Hodak ini unggul empat angka dari Borneo FC Samarinda yang membayangi di posisi kedua.
Kemenangan terbaru diraih Persib saat menundukkan Bali United dengan skor tipis 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Hasil positif tersebut diraih dengan perjuangan keras mengingat Persib harus bermain dengan sepuluh orang pemain di lapangan.
"Kami sudah memainkan banyak pertandingan dan semuanya adalah final untuk tim ini. Kami semua bermain untuk sesuatu dan harus tangguh sampai akhir tujuan," kata Federico Barba, pemain asal Italia tersebut.
Barba menekankan pentingnya organisasi pertahanan yang solid untuk menjaga peluang kemenangan. Ia menargetkan catatan tanpa kebobolan pada pertandingan-pertandingan mendatang guna mengukir sejarah baru bagi klub asal Jawa Barat tersebut.
Kerja sama tim dan komunikasi intensif saat latihan menjadi fokus utama skuat Persib saat ini. Barba menilai bahwa setiap laga di sisa musim memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dan menuntut fokus penuh dari seluruh anggota tim.
Persib dijadwalkan menghadapi tujuh lawan terakhir secara berurutan, yakni Dewa United, Arema FC, dan Bhayangkara FC. Selanjutnya, Maung Bandung akan bertemu PSIM Yogyakarta, Persija Jakarta, PSM Makassar, serta Persijap Jepara.
Di antara jadwal tersebut, pertandingan melawan Dewa United, Bhayangkara FC, dan Persija Jakarta diprediksi menjadi ujian terberat bagi Persib. Kemenangan di setiap laga tersebut dianggap sebagai harga mati untuk mengamankan posisi di puncak klasemen.