Film berjudul "Setan Alas!" yang merupakan hasil kolaborasi antara ratusan mahasiswa dan siswa SMK berhasil mencuri perhatian hingga kancah internasional. Kolaborasi ini menjadi contoh positif dalam bidang pendidikan dan industri kreatif.
Film horor-komedi ini diproduksi melalui pembelajaran langsung, memberikan kesempatan bagi mahasiswa, siswa SMK, dosen, dan talenta muda untuk terlibat langsung dalam produksi film. Informasi ini seperti yang tertulis di akun Instagram @republikindonesia pada Rabu, 11 Maret 2026.
Lebih dari 140 kru dari berbagai kampus dan sekolah terlibat dalam produksi film ini. Beberapa institusi yang terlibat adalah Universitas Gadjah Mada (UGM), Jogja Film Academy, ISI Yogyakarta, Universitas Multimedia Nusantara (UMN), ISI Denpasar, Amikom, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), SMK 6 Jogja, SMK 6 Surakarta, SMK Batu Malang, SMK 2 Palu, dan SMK Wirakrama Bogor, bersama dengan aktor profesional.
"Setan Alas!" menggabungkan pendidikan, riset, dan praktik industri film melalui proses produksi. Film ini juga mengadopsi konsep kepemilikan bersama atau shared ownership, di mana pemain dan kru memiliki hak atas film yang diproduksi, memperkenalkan model ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Film berdurasi 84 menit yang disutradarai oleh Yusron Fuadi ini diproduksi pada 2022 dan selesai pada 2023. Mengisahkan tentang lima mahasiswa yang menghabiskan akhir pekan di vila tua di tengah hutan, film ini membangun ketegangan melalui konflik, prasangka, dan dinamika psikologis antar tokoh, menghindari efek kejut yang umum dalam film horor.
"Setan Alas" meraih penghargaan Best Film, Best Editing, dan Best Storytelling di JAFF 2023. Film ini juga diputar di berbagai festival film internasional di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Argentina.