Patrice Evra Prediksi Barcelona Tersingkir dari Liga Champions 2026

Legenda Manchester United Patrice Evra meragukan peluang Barcelona saat menghadapi Atletico Madrid di perempat final Liga Champions 2025/2026.

Legenda Manchester United Patrice Evra melontarkan kritik tajam terhadap peluang Barcelona menjelang laga leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Atletico Madrid pada Minggu (12/4/2026). Evra menilai klub asal Catalan tersebut sulit membalikkan keadaan setelah tertinggal agregat dua gol.

Dilansir dari Bola, Barcelona akan bertandang ke Stadion Wanda Metropolitano dengan misi berat mengejar defisit skor 0-2. Meski Barcelona sempat menunjukkan keunggulan statistik dalam pertemuan domestik musim ini, Evra menganggap atmosfer kompetisi Eropa akan memberikan tantangan yang jauh berbeda bagi tim asuhan Xavi Hernandez tersebut.

Mantan bek kiri tersebut menekankan agar para pendukung Barcelona bersikap realistis dan tidak terus terjebak dalam memori kesuksesan masa lalu. Ia melihat skuad Barcelona saat ini tidak memiliki kekuatan mental dan teknis yang setara dengan generasi emas mereka terdahulu.

"Dengar, para fans Barcelona harus bangun dan menghadapi kenyataan. Saya melihat semua foto profil ‘Remontada’ di mana-mana; sudah waktunya untuk rendah hati dan menurunkannya," kata Patrice Evra, mantan bek Manchester United.

Evra juga memberikan apresiasi tinggi terhadap pola kepemimpinan Diego Simeone di Atletico Madrid. Kedisiplinan organisasi permainan dan ketangguhan mental para pemain Atletico dianggap sebagai faktor utama yang akan menghentikan langkah Barcelona di panggung tertinggi Eropa musim ini.

"Ini bukan lagi Barcelona tahun 2015; tim itu sudah tidak ada. Kita sudah melihat mereka runtuh berulang kali di panggung besar, dan sejujurnya, mereka tidak mampu melakukannya lagi," ujar Patrice Evra menambahkan.

Atletico Madrid diprediksi akan menerapkan strategi pragmatis dengan mengandalkan pertahanan rapat serta serangan balik cepat untuk menjaga keunggulan agregat. Rekor kandang yang kuat di Madrid menjadi modal tambahan bagi tim tuan rumah dalam menghadapi tekanan serangan Barcelona sejak menit awal pertandingan.

Recommended