Pasangan ganda putri Fitriana Sabrina dan Fitriani Sabatini dari klub MBB Athletics sukses menembus babak semifinal turnamen FIP Bronze Singapore yang berlangsung pada 3 hingga 8 Maret 2026. Pencapaian ini mengukir sejarah sebagai pasangan sesama Indonesia pertama yang berhasil melangkah ke babak empat besar dalam turnamen resmi International Padel Federation (FIP) yang merupakan bagian dari kalender bergengsi CUPRA FIP Tour, seperti dilansir dari Bola.
Perjalanan gemilang Fitriana dan Fitriani di Singapura dimulai dengan kemenangan meyakinkan. Mereka menundukkan pasangan China-Malaysia, Yu/Wan, pada babak 32 besar dengan skor telak 6-1, 6-1. Tren positif ini berlanjut pada babak 16 besar dengan mengalahkan wakil Jepang, C. Sato/Y. Kushima, juga dengan skor identik 6-1, 6-1.
Di babak perempat final, duo Fitriana/Fitriani menghadapi tantangan dari sesama pasangan Indonesia, Silfany dan Armini. Namun, mereka kembali tampil dominan dan berhasil memetik kemenangan dengan skor 6-2 dan 6-0. Langkah mereka akhirnya terhenti di semifinal setelah dikalahkan oleh pasangan unggulan asal Spanyol, Fernandez Gonzalez/Guerra Santana.
"Senang bisa melaju sejauh ini di FIP Bronze Singapore, dan membuat sejarah baru untuk padel Indonesia. Kami sudah mempersiapkan diri untuk turnamen ini dengan matang," ujar Fitriana Sabrina.
Ia menambahkan, "Program-program serta fasilitas yang disediakan MBB Athletics selalu menunjang kebutuhan kami sebagai atlet padel. Tapi, kami enggak mau berpuas diri dengan hasil ini, kami akan terus berusaha meraih hasil yang lebih baik lagi ke depannya, terutama di turnamen internasional demi membanggakan Indonesia."
Selain pasangan Fitriana/Fitriani, MBB Athletics juga berhasil meloloskan satu wakil lain ke babak semifinal. Atlet Novela Rezha mencapai babak empat besar saat berpasangan dengan Alba Perez Momha dari Spanyol. Keberhasilan dua wakil MBB Athletics menembus semifinal sekaligus menjadikan turnamen ini sebagai hasil terbaik klub asal Jakarta Selatan tersebut di kancah internasional.
Manajer Padel MBB Athletics, Omar Karim, menyampaikan apresiasi atas pencapaian para atletnya di Singapura. Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari kerja keras dan konsistensi latihan. "Kami mengucapkan selamat atas pencapaian atlet-atlet kami di FIP Bronze Singapore," ucap Omar Karim.
"Fitriana Sabrina/Fitriani Sabatini berhasil mencetak sejarah sebagai pair Indonesia pertama yang berhasil menembus empat besar turnamen FIP. Ini merupakan sesuatu yang patut diapresiasi. Kerja keras hingga perjuangan mereka berbuah hasil positif. Semoga ke depannya bisa terus konsisten dan meraih prestasi-prestasi internasional lainnya," jelas Omar Karim.
Ia juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap Novela Putria. "Selain itu, atlet kami, Novela Putria, juga berhasil melangkah jauh hingga babak semifinal bersama pasangannya, Alba Perez Momha. Ini juga merupakan pencapaian yang membanggakan untuk keluarga besar MBB Athletics," tambahnya.
Pelatih Padel MBB Athletics, Kho Neils, turut menyatakan kepuasannya atas performa para atletnya. Ia menyoroti keberhasilan Fitriana dan Fitriani yang langsung menembus semifinal pada turnamen FIP pertama mereka. "Hasil di FIP Singapore ini sangat baik, terutama atlet-atlet putri kami," kata Kho Neils.
"Yang lebih penting adalah mereka berkesempatan menghadapi peringkat top 100. Ini adalah pertandingan FIP pertama untuk Fitriana dan Fitriani. Hebatnya, mereka langsung mampu menembus semifinal," lanjut Neils. Ia juga mengungkapkan bahwa dari awal Januari 2026, mereka sudah mempersiapkan atlet dari segi teknik, fisik, dan mental bertanding untuk Sirkuit Nasional Jakarta dan FIP Singapore.
"Masih banyak faktor-faktor yang perlu diperbaiki ke depannya, jika atlet-atlet MBB Athletics ingin menembus top 100 dunia. Utamanya, dari segi mental bertanding dan konsistensi performa saat latihan di dalam maupun di luar lapangan," pungkas Neils.
Sebelumnya, MBB Athletics juga telah menorehkan prestasi di tingkat domestik. Pasangan Fadona Kusuma/Novela Rezha meraih juara di sektor putri dalam Sirkuit Nasional Padel Seri Jakarta yang digelar pada 12-15 Februari di Bandeja Padel Arena, Jakarta Utara.