Formula 1 2026 Segera Dimulai, Siapa Pembalap Terbaik Sepanjang Masa?

Musim Formula 1 2026 akan segera dimulai pada 6 Maret 2026. Sembari menanti, mari melihat kembali lima pembalap F1 teratas sepanjang masa.

Ajang balap bergengsi Formula 1 musim 2026 akan segera dimulai pada Jumat, 6 Maret 2026. Para pembalap top dunia bersiap berkompetisi di lintasan, termasuk juara bertahan Lando Norris dari McLaren yang meraih gelar juara dunia perdananya di GP Abu Dhabi.

Kemenangan Norris pada Desember lalu menobatkannya sebagai juara asal Inggris ketiga di abad ini, menyusul Lewis Hamilton dan Jenson Button. Prestasi Norris cukup dramatis, mirip dengan gelar pertama Hamilton pada 2008 yang ditentukan hingga lap terakhir. Dilansir dari Bola, keberhasilan Norris menyingkirkan Timo Glock di tikungan terakhir mengamankan poin krusial untuk Kejuaraan Pembalap.

Lewis Hamilton, kini pembalap Ferrari, telah memenangkan enam gelar dunia tambahan sejak itu, menjadikannya salah satu kandidat kuat dalam perdebatan pembalap terhebat sepanjang masa. Secara statistik, Hamilton memimpin dengan 105 kemenangan balapan, 104 pole position, dan 202 podium.

Sambil menantikan dimulainya Formula 1 2026, berikut adalah kilas balik mengenai lima pembalap F1 teratas sepanjang sejarah:

Ayrton Senna

Pembalap asal Brasil ini aktif pada tahun 1984-1994, meraih 41 kemenangan dan tiga Kejuaraan Dunia (1988, 1990, 1991). Ketika Ayrton Senna berusia 24 tahun membawa mobil Toleman-nya ke posisi kedua di Grand Prix Monaco 1984, dunia F1 menyadari bakat istimewanya.

Persaingan sengitnya dengan Prost mendominasi olahraga ini selama dekade berikutnya. Senna dikenal dengan gaya mengemudinya yang "magis" dan jenius, bahkan menginspirasi Lewis Hamilton untuk terjun ke dunia balap motor. Tragisnya, Senna meninggal dalam kecelakaan kecepatan tinggi di Imola pada tahun 1994, sebuah peristiwa yang memicu peningkatan signifikan dalam standar keselamatan F1.

Jim Clark

Berkompetisi dari tahun 1960-1968, Jim Clark meraih 25 kemenangan dan dua gelar juara (1963, 1965). Banyak kompetitornya kala itu percaya bahwa seandainya karier Clark tidak terpotong oleh kecelakaan fatal pada usia 32 tahun, ia mungkin akan disebut sebagai pembalap F1 terhebat. Saat kematiannya, Clark memegang rekor kemenangan, podium, dan pole position terbanyak.

Clark juga merupakan satu-satunya pembalap F1 aktif yang memenangkan Indianapolis 500, dan aktif di balap ketahanan serta mobil sport. Ia memimpin Kejuaraan Pembalap 1968 bersama Lotus ketika mengalami kecelakaan fatal di sirkuit Hockenheimring.

Max Verstappen

Sejak aktif pada 2015 hingga sekarang, Max Verstappen telah mengukir 71 kemenangan dan empat gelar juara dunia (2021, 2022, 2023, 2024). Peringkat Verstappen terus naik dalam daftar pembalap terbaik. Pada akhir 2024, ia nyaris meraih gelar juara dunia keempat berturut-turut.

Meskipun gelar kelima gagal diraihnya musim lalu, performanya dianggap sangat impresif. Setelah tertinggal 97 poin dari Oscar Piastri dan mengendarai mobil Red Bull yang kurang optimal, Verstappen bangkit setelah jeda musim panas, memenangkan lima dari sembilan balapan berikutnya. Ia memenangkan GP Abu Dhabi, namun Lando Norris finis ketiga untuk merebut gelar dengan selisih dua poin.

Michael Schumacher

Aktif dari tahun 1991-2012, Michael Schumacher meraih 91 kemenangan dan tujuh gelar juara dunia (1994, 1995, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004). Antara tahun 2000 dan 2004, Schumacher bersama Ferrari mendominasi F1, nyaris tak terkalahkan. Pada 2002, ia finis di podium setiap balapan, dan pada 2004, ia memenangkan 12 dari 13 balapan pertama.

Setelah mengumumkan pensiun pada akhir musim 2006, Schumacher kembali bersama Mercedes pada 2010 dan menghabiskan tiga musim lagi di F1 sebelum akhirnya pensiun sepenuhnya.

Lewis Hamilton

Lewis Hamilton aktif dari tahun 2007 hingga sekarang, dengan 105 kemenangan dan tujuh gelar juara dunia (2008, 2014, 2015, 2017, 2018, 2019, 2020). Hamilton dan Mercedes mendominasi era turbo-hybrid sejak 2014 setelah ia meninggalkan McLaren pada 2012.

Era tersebut menghasilkan Hamilton menjadi pemegang sebagian besar rekor terbesar F1. Hanya rekan setimnya, Nico Rosberg, yang mampu mengalahkannya pada 2016. Hamilton akan mengejar gelar juara dunia kedelapan bersama Ferrari pada musim 2026, yang akan menjadikannya pemegang rekor tunggal melewati capaian Schumacher.

Recommended