Masa depan karier Franco Morbidelli di kompetisi kelas utama MotoGP kini berada di ujung tanduk. Pembalap asal Italia tersebut santer dikabarkan bakal meninggalkan Pertamina Enduro VR46 Racing Team pada akhir musim 2026.
Langkah ini menyusul masa kontrak kerja Franco Morbidelli yang akan segera habis pada bulan Desember mendatang. Seperti dilansir dari Bola, situasi sang pembalap pada bursa perpindahan musim ini langsung menjadi sorotan tajam.
Perjalanan karier rider berusia 31 tahun tersebut diprediksi akan segera berakhir di kelas utama, tempat ia bersaing sejak tahun 2018. Kabar kepergiannya semakin menguat setelah manajemen VR46 dikabarkan mencapai kesepakatan baru dengan pihak lain.
Tim milik Valentino Rossi tersebut disebut-sebut telah mengamankan tanda tangan talenta muda, Fermin Aldeguer, yang saat ini masih membela Gresini Racing. Kedatangan pembalap muda itu otomatis membuat satu kursi balap di tim VR46 terlepas dari genggaman Franco Morbidelli.
Manajemen VR46 sebenarnya dihadapkan pada pilihan sulit antara mempertahankan Fabio Di Giannantonio atau Morbidelli untuk musim kompetisi MotoGP 2027. Namun, jika melihat pencapaian performa di atas lintasan, posisi Fabio Di Giannantonio dinilai jauh lebih aman.
Laporan dari GPOne menyebutkan bahwa Fabio Di Giannantonio hampir pasti dipertahankan untuk mendampingi Fermin Aldeguer. Keputusan tersebut secara otomatis akan menyisihkan nama Morbidelli dari susunan skuat utama.
Kondisi ini sekaligus mematahkan label unik yang sempat disematkan kepada sang pembalap. Sebelumnya, Franco Morbidelli sering mendapatkan julukan sebagai "Lance Stroll-nya MotoGP" oleh beberapa pihak.
Pada ajang balap Formula 1, Lance Stroll dikenal memiliki posisi yang tidak tergoyahkan karena membalap untuk tim milik ayahnya sendiri. Banyak pihak sempat mengira Morbidelli akan mendapat perlakuan istimewa yang serupa di skuad VR46.
Hal tersebut didasari oleh statusnya sebagai anggota pertama VR46 Academy sekaligus hubungan kedekatan personalnya dengan sang legenda, Valentino Rossi. Namun, realitas pahit ini membuktikan bahwa profesionalisme dan prestasi tetap menjadi indikator utama.
Kedekatan personal dengan Valentino Rossi ternyata tidak cukup untuk menyelamatkan tempatnya jika performa di lintasan tidak kunjung membaik. Sebelumnya, duo pembalap VR46 ini sempat menjajal transportasi publik MRT Jakarta pada Selasa (1/10/2025).
Peluang Hijrah ke World Superbike
Mengingat tidak adanya nama Morbidelli dalam bursa transfer tim-tim MotoGP lain, opsi realistis bagi pembalap bernomor motor 21 ini adalah hijrah ke ajang lain. Rumor yang beredar menyebutkan dirinya tengah dilirik oleh tim World Superbike (WSBK).
Peluang kepindahan ke kompetisi WSBK tersebut kemungkinan besar tetap berjalan di bawah naungan pabrikan Ducati. Sepanjang kariernya di MotoGP, Franco Morbidelli mencapai puncak kejayaan pada tahun 2020 saat membela Petronas Yamaha SRT dengan meraih predikat runner-up.